Yamaha Rilis MGX Series di Indonesia, Mixer Digital Ringkas untuk Live Sound hingga Streaming
Yamaha resmi menghadirkan MGX Series di Indonesia sebagai lini digital mixing console terbaru yang membawa karakter analog klasik ke platform digital. Seri ini terdiri dari MGX16 dan MGX12, termasuk varian MGX16V dan MGX12V.

Keunggulan Mixer YAMAHA MGX Series
MGX Series dirancang sebagai mixer digital ringkas dengan kualitas sound premium, I/O fleksibel, dan pengoperasian yang dibuat sederhana. Yamaha memosisikan perangkat ini untuk kebutuhan live sound, instalasi venue, rumah ibadah, sekolah, studio kecil, hingga kreator yang aktif melakukan streaming dan produksi konten.

MGX16 menyediakan 8 input mono, sementara MGX12 hadir dengan 4 input mono, 4 stereo, 1 Sound Pad, serta 2 FX return. Konfigurasi outputnya cukup lengkap, yakni 1 stereo, 8 mix, 2 FX, 1 CUE, dan hingga 4 headphone out. Artinya, mixer ini bisa menangani band kecil, ensemble, atau produksi multi sumber dengan monitoring yang terpisah.
Baca Juga: MacBook Entry-Level Dikabarkan Rilis Bulan Depan! • Jagat Review
Fitur Bluetooth Audio memudahkan pemutaran audio secara nirkabel dari smartphone. Untuk varian “V”, Yamaha menambahkan HDMI video dan audio input yang mendukung fungsi capture serta HDMI passthrough. Ini membuat MGX16V dan MGX12V lebih relevan bagi pengguna yang melakukan live streaming dengan kebutuhan video langsung dari kamera atau perangkat lain.

MGX Series juga mendukung multitrack recording langsung ke SD Card dan USB. Fitur Dual USB memungkinkan koneksi simultan ke PC dan perangkat mobile Apple maupun Android. Yamaha melengkapi seri ini dengan fitur Assist seperti Auto Gain untuk mengatur level input otomatis, Clip Safe untuk mencegah distorsi, pilihan Simple atau Standard Mode agar bisa disesuaikan dengan tingkat pengalaman pengguna, serta Scene Recall untuk menyimpan dan memanggil ulang pengaturan.
Perangkat ini hadir dengan harga Rp 14.500.000. Dengan kombinasi fitur tersebut, MGX Series cocok untuk sound engineer pemula yang ingin sistem digital tanpa harus belajar dari awal, sekaligus cukup fleksibel untuk teknisi audio profesional yang membutuhkan kontrol detail dalam format yang lebih ringkas.
















