Meta Kembangkan Empat Chip MTIA Untuk Infrastruktur Data Center

Reading time:
March 15, 2026

Perusahaan teknologi Meta Platforms mengumumkan peta jalan pengembangan akselerator AI internal mereka. Perusahaan mengumumkan empat chip baru dalam lini Meta Training and Inference Accelerator (MTIA) yang terdiri dari MTIA 300, MTIA 400, MTIA 450, dan MTIA 500. Perusahaan merancang chip-chip tersebut untuk mendukung kebutuhan komputasi AI di pusat data mereka, khususnya untuk menjalankan berbagai layanan platform media sosial.

Meta Chip MTIA

Meta mengembangkan lini MTIA tersebut bersama Broadcom dan berencana mengintegrasikannya ke pusat data perusahaan dalam dua tahun ke depan. Generasi awal chip tersebut sudah digunakan untuk menjalankan beban kerja seperti pemeringkatan dan rekomendasi konten. Sementara itu, desain generasi berikutnya dioptimalkan untuk penyajian model AI secara real-time.

Meta Chip MTIA

Performa Chip AI Buatan Meta

Menurut tabel spesifikasi yang dibagikan perusahaan, bandwidth memori dan kapasitas HBM meningkat cukup signifikan di seluruh seri MTIA, sementara peningkatan performa komputasi berlangsung lebih bertahap. Pendekatan ini menunjukkan bahwa mereka lebih memprioritaskan bandwidth dan kapasitas memori guna mengurangi latensi serta menekan konsumsi daya dalam proses inference skala besar di pusat data.

Meta juga menyebut bahwa kompatibilitas perangkat lunak menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan MTIA. Perusahaan merancang sistem ini agar dapat berjalan secara native pada berbagai kerangka kerja AI yang umum digunakan. Pendekatan tersebut memungkinkan model produksi yang sebelumnya berjalan di GPU dapat dijalankan di MTIA tanpa perlu penulisan ulang kode secara besar-besaran.

Baca Juga: ZTE dan XLSMART Rampungkan 20.000 Site MOCN di Indonesia dalam 8 Bulan

Melalui pengembangan chip MTIA ini, perusahaan berupaya membangun ekosistem hardware AI yang lebih mandiri. Perusahaan berharap strategi tersebut dapat mengurangi ketergantungan GPU dari vendor eksternal seperti NVIDIA sekaligus memberikan kontrol lebih besar terhadap performa dan efisiensi infrastruktur AI mereka di masa depan.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…