DLSS 5 Hadirkan AI yang Bikin Visual Game Makin Realistis, Tapi…

Author
Irham
Reading time:
March 18, 2026

NVIDIA akhirnya membuka detail awal DLSS 5, generasi terbaru dari teknologi Deep Learning Super Sampling yang dijadwalkan rilis pada musim gugur 2026. Dari demo yang diperlihatkan, peningkatannya terlihat cukup ekstrem, tetapi juga memunculkan sejumlah pertanyaan soal arah visual game ke depan.

DLSS 5

Dalam demo tersebut, DLSS 5 bahkan dijalankan menggunakan dua unit NVIDIA GeForce RTX 5090 sekaligus. Setup ini memang bukan konfigurasi umum, karena NVIDIA memastikan DLSS 5 tetap bisa berjalan di satu GPU. Meski begitu, kebutuhan performa yang terlihat di demo memberi gambaran bahwa fitur ini kemungkinan besar hanya optimal di kelas high-end.

DLSS 5 lebih banyak fokus pada pencahayaan berbasis AI. Hasilnya, banyak adegan terlihat jauh lebih realistis, dengan detail yang meningkat drastis. Objek kecil seperti gigi, misalnya, kini bisa mendapat pencahayaan dan bayangan yang lebih akurat. Permukaan juga terlihat lebih tajam dan hidup.

Baca Juga: Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA • Jagat Review

Versi Beta DLSS 5, Masih Punya Kekurangan

Namun, peningkatan ini tidak datang tanpa konsekuensi. Menurut analisis dari Digital Foundry, versi beta DLSS 5 masih punya sejumlah masalah teknis. Refleksi di beberapa adegan tidak selalu muncul dengan benar, dan hasil akhir kadang terasa tidak konsisten.

Yang lebih menarik justru ada di sisi artistik. DLSS 5 bisa mengubah tampilan game secara signifikan, sampai-sampai karakter terlihat berbeda dari versi aslinya. Detail wajah memang bertambah, seperti kerutan atau struktur rahang yang lebih tegas, tetapi hasilnya tidak selalu sesuai dengan desain awal dari developer. Kalian bisa lihat contoh saat fitur DLSS 5 aktif maupun non-aktif pada video berikut ini. Yang paling terlihat jelas bagi kami saat cuplikan video FC EA Sports, dimana wajah Virgil Van Dijk justru terlihat tidak mirip dengan aslinya saat DLSS 5 diaktifkan.

Tentunya ini juga jadi polemik baru. Ketika AI mulai “menginterpretasi ulang” visual game, batas antara peningkatan grafis dan perubahan gaya artistik jadi semakin tipis. Hasil akhirnya mungkin terlihat lebih realistis, tetapi belum tentu sesuai dengan visi kreator aslinya.

Untungnya ini masih sebatas versi Beta dari DLSS 5. Semoga saja, di versi finalnya ada perbaikan lebih terkait hal ini. Karena ini bukan cuma soal performa atau kualitas gambar, tapi juga tentang bagaimana AI ikut membentuk identitas visual sebuah game.

Menurut kalian, peningkatan realistis seperti ini masih bisa diterima, atau malah mengganggu pengalaman yang seharusnya dirancang developer?

Sumber

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

November 3, 2026 - 0

AutoFull Luncurkan Lini Gaming Chair C3 Pro Dengan Kenyamanan Ekstra

AutoFull luncurkan lini kursi gaming C3 Pro Series, menawarkan fitur…
November 2, 2026 - 0

ATTACK SHARK Umumkan X60 Gaming Headset dengan Dock Charger RGB

ATTACK SHARK merilis headset gaming X60 yang dilengkapi dengan Dock…
November 2, 2026 - 0

Petit Planet Umumkan Tanggal Rilis & Versi Switch 2

Petit Planet akhirnya mengumumkan tanggal rilis resmi untuk PC dan…
November 2, 2026 - 0

EPOMAKER EM3 Hadirkan Mouse Gaming Carbon Composite nan Ringan

EPOMAKER M3 tawarkan mouse ringan yang menggabungkan material komposit serat…