Ini Dia Fitur-Fitur Unggulan di Monitor BenQ MA Series!
Masalah perbedaan warna memang sering muncul saat menggunakan monitor pihak ketiga. Warna bisa terlihat lebih pucat atau justru terlalu kontras dibanding layar asli. Nah, ini jadi latar belakang BenQ merilis Monitor MA Series, yang ditujukan untuk pengguna MacBook.

Di BenQ MA Series, penyesuaian ini dilakukan di tingkat sistem sehingga hasilnya terasa lebih natural saat digunakan sehari-hari. MA Series tidak hanya sekadar menjadi layar tambahan untuk MacBook. BenQ mencoba membuat pengalaman visual tetap konsisten lewat fitur Mac Color-Tuning dan dukungan gamut P3. Hasilnya, tampilan warna di monitor bisa mendekati apa yang terlihat di layar MacBook tanpa perbedaan yang mengganggu.
Display Pilot 2, Software yang Jadi Kunci Utama Monitor BenQ MA Series
Integrasi dengan Display Pilot 2 juga jadi nilai tambah yang terasa langsung. Pengguna bisa mengatur brightness dan volume langsung dari keyboard MacBook tanpa harus menyentuh tombol fisik di monitor. Pengalaman ini membuat monitor terasa seperti bagian dari perangkat yang sama, bukan sekadar tambahan.

Dari sisi konektivitas, BenQ menyederhanakan penggunaan dengan satu kabel USB-C atau Thunderbolt 4. Kabel ini sudah cukup untuk mengirim data, menampilkan gambar, sekaligus mengisi daya hingga 90W. Meja kerja jadi lebih rapi dan tidak dipenuhi banyak kabel yang saling bersilangan.
Desainnya juga mendukung penggunaan dalam jangka panjang. Tinggi monitor bisa diatur hingga 150mm sesuai posisi duduk pengguna. Selain itu, tersedia pengaturan tilt, swivel, dan pivot yang membantu menyesuaikan sudut pandang dengan kebutuhan kerja.
Baca Juga: Monitor BenQ MA Series Meluncur di Indonesia, Teman Pas Buat Pengguna MacBook! • Jagat Review
Untuk kualitas visual, MA270S menjadi salah satu model paling menonjol. Dengan kerapatan hingga 218 PPI di resolusi 5K, detail gambar terlihat sangat tajam dan presisi. Ini terasa penting untuk pekerjaan desain yang membutuhkan akurasi tinggi hingga level piksel.
Di sisi lain, MA320UG menawarkan pengalaman berbeda lewat refresh rate 120Hz. Navigasi terasa lebih halus, mulai dari scrolling hingga animasi sistem. Buat yang sering multitasking atau bekerja dengan banyak jendela sekaligus, pergerakan yang halus ini terasa membantu.

Pilihan panel juga memberi fleksibilitas sesuai kondisi penggunaan. Nano Matte lebih cocok untuk ruangan terang karena mampu meredam refleksi cahaya. Nano Gloss lebih menonjolkan kedalaman warna dan kontras, yang biasanya disukai untuk pekerjaan kreatif.
Semua kombinasi ini membuat MA Series terasa lebih dari sekadar monitor tambahan. Pengalaman penggunaan dibuat menyatu dengan MacBook, baik dari sisi visual maupun kontrol. Dari semua fitur yang ada, menurut kalian mana yang paling terasa penting saat memilih monitor untuk kerja harian?















