Intel Core Ultra Series 3 Resmi Meluncur di Indonesia!
Jakarta, 15 April 2026 – Setelah sebelumnya diperkenalkan di ajang CES 2026, kini Intel akhirnya membawa prosesor terbarunya ke Indonesia yaitu Intel Core Ultra Series 3. Generasi prosesor mobile terbaru dari Intel ini kini mulai masuk ke pasar lokal lewat berbagai laptop dari brand besar. Kehadirannya langsung mengarah ke satu hal yang sedang ramai dibicarakan, yaitu AI PC.

Spesifikasi Intel Core Ultra Series 3
Intel Core Ultra Series 3 disebut menggabungkan keunggulan utama dari dua generasi sebelumnya yaitu efisiensi dan performa tinggi. Core Ultra Series 3 dibangun dengan teknologi Intel 18A dan arsitektur baru yang memang dirancang untuk beban kerja modern.
Hadir sebagai SoC, di dalamnya sudah ada kombinasi CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket, sehingga pemrosesan AI bisa berjalan langsung di perangkat tanpa bergantung ke cloud. Intel menyebut kemampuan NPU-nya bisa mencapai hingga 50 TOPS, cukup untuk berbagai skenario AI yang semakin kompleks.
Dari sisi spesifikasi, varian tertinggi membawa hingga 16 core CPU dan 12 Xe-core GPU berbasis grafis Intel Arc. Performa multithread diklaim naik hingga 60 persen, sementara efisiensi daya tetap dijaga agar tidak boros. Bahkan untuk laptop, daya tahan baterai disebut bisa menyentuh angka 27 jam tergantung penggunaan.
Dalam peluncuran tersebut, Intel sempat mendemokan performa dari laptop dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan Game Battelfield 6. Dibekali juga dengan GPU Intel Arc terbaru, hasilnya bisa mendapatkan rata-rata frame rate 120 sampai 140 FPS, bahkan sampai 200 FPS. Ini sangat menakjubkan buat sebuah laptop tipis, yang selama ini selalu kompromi soal performa.

Demo lainnya juga melakukan generate AI, yang berfokus pada penggunaan NPU secara offline. Tanpa menggunakan internet, laptop bisa membuat gambar yang sesuai dengan instruksi dari teks yang diberikan.
Baca Juga: Ini Hasil Uji Benchmark Intel Core Ultra Series 3!
Menariknya, platform ini tidak hanya fokus ke performa mentah. Intel juga memastikan kompatibilitas aplikasi x86 tetap berjalan normal, jadi pengguna tidak perlu khawatir soal software lama. Ini membuat transisi ke AI PC terasa lebih mulus tanpa harus mengubah kebiasaan penggunaan.
Laptop-laptop dengan Intel Core Ultra Series 3
Secara global, ada lebih dari 200 desain laptop yang akan memakai Core Ultra Series 3, mencakup segmen premium, gaming, hingga komersial. Di Indonesia sendiri, perangkatnya sudah mulai tersedia dari ASUS, Acer, Dell, HP, Lenovo, dan MSI melalui berbagai retailer.

Tidak berhenti di laptop, Intel juga membawa prosesor ini ke sektor edge dan industri. Ada varian khusus yang dirancang untuk operasi 24 jam non-stop dengan stabilitas tinggi dan toleransi suhu yang lebih luas. Peningkatan performa AI juga terasa di sini, termasuk untuk workload seperti large language model dan video analytics.
Hadirnya Intel Core Ultra Series 3 tampaknya bukan sekadar upgrade generasi biasa. Integrasi AI yang semakin dalam membuat laptop jadi lebih fleksibel untuk kerja, kreatif, sampai gaming dalam satu perangkat. Kalian sendiri, lebih tertarik dengan performa AI-nya atau justru efisiensi baterainya?


















