VP Intel: Performa Prosesor Bisa Naik 30 Persen Lewat Optimalisasi Software

Author
Irham
Reading time:
April 26, 2026

Intel menyebut performa CPU modern masih punya ruang peningkatan yang cukup besar. Bahkan, angka hingga 30 persen disebut masih bisa dicapai tanpa mengganti hardware. Peningkatan ini datang dari optimasi software yang lebih rapi dan efisien. Klaim tersebut disampaikan oleh Robert Hallock yang melihat banyak potensi belum tergali di sisi software.

Ia membahas bagaimana game, driver, hingga BIOS sering belum sepenuhnya selaras dengan kemampuan CPU. Akibatnya, sebagian performa masih tertinggal di level implementasi.

Prosesor Intel naik 30% berkat software

Situasi ini tidak muncul tanpa alasan karena awal perjalanan hybrid CPU memang tidak mulus. Sejak Alder Lake diperkenalkan, pembagian tugas antara P-core dan E-core sering tidak berjalan optimal. Sistem operasi saat itu belum cukup pintar untuk menentukan beban kerja secara tepat.

Intel Thread Director yang berperan mengatur distribusi tugas juga masih dalam tahap awal pengembangan. Scheduler Windows pada waktu itu belum mampu memanfaatkan data dari Thread Director dengan maksimal. Hasilnya, performa sering tidak konsisten tergantung skenario penggunaan.

Baca Juga: Laptop Referensi Desain Untuk Intel Wildcat Lake Mirip Macbook Neo? • Jagat Review

Masalah lain datang dari sisi interkoneksi di dalam chip. Ring bus sempat menjadi hambatan karena kecepatan komunikasi antar core tidak seimbang saat E-core aktif. Kondisi ini membuat P-core tidak bisa mencapai performa terbaiknya.

Dukungan Software Prosesor Intel Makin Baik

Perlahan, kondisi tersebut mulai berubah di generasi berikutnya. Raptor Lake dan Arrow Lake membawa perbaikan di berbagai bagian penting. Pembagian kerja antar core kini lebih terarah dan hambatan lama mulai berkurang.

Intel juga mulai menambahkan fitur baru yang berfokus pada optimasi software. Salah satunya adalah binary optimization yang mulai disiapkan di Arrow Lake refresh. Fitur ini mencoba meningkatkan performa lewat penyesuaian langsung pada kode aplikasi.

Di sisi lain, AMD memilih cara yang berbeda dengan memperbesar cache lewat 3D V-Cache. Cara ini memberi peningkatan performa yang lebih langsung, terutama untuk gaming. Perbedaan ini membuat pendekatan kedua perusahaan terlihat cukup kontras.

Tentunya menarik melihat bagaimana performa CPU ke depan tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi hardware saja. Software mulai punya peran yang sama pentingnya dalam menentukan hasil akhir.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…