Codec AV2 Versi 1.0.0 Resmi Rampung, Penerus AV1 yang Lebih Hemat Bandwidth
Setelah beberapa tahun dikembangkan, AOMedia akhirnya merilis spesifikasi final AV2 versi 1.0.0. Codec video generasi baru ini diposisikan sebagai penerus AV1 dan tetap mempertahankan statusnya sebagai teknologi bebas royalti.
Pengembangan di AV2 masih sama yaitu membuat distribusi video jadi lebih efisien. Bedanya, kali ini peningkatannya cukup signifikan. AOMedia mengklaim AV2 mampu memberikan efisiensi kompresi sekitar 30% lebih baik dibanding AV1, terutama untuk konten 4K, 8K, VR, hingga berbagai format video modern lainnya.

Sederhananya, kualitas gambar yang sama bisa dikirim dengan bitrate lebih rendah. Sebaliknya, jika bitrate tetap dipertahankan, kualitas visual yang dihasilkan bisa lebih baik.
AV2 juga dirancang untuk berbagai kebutuhan yang kini semakin umum digunakan. Mulai dari layanan streaming, siaran televisi, video conference real-time, hingga konten AR dan VR. Dukungan untuk split-screen, screen content, dan rentang kualitas visual yang lebih luas juga menjadi bagian dari peningkatan yang dibawa codec baru ini.
Baca Juga: Intel Core 7 230H dan Core 5 205H Dirilis: Prosesor Raptor Lake Tanpa IGP • Jagat Review
Kapan Codec AV2 Bisa Dinikmati?
Meski begitu, jangan berharap AV2 langsung hadir di perangkat konsumen dalam waktu dekat. Pengalaman dari AV1 menunjukkan perjalanan menuju adopsi massal bisa memakan waktu cukup lama.
Sebagai gambaran, spesifikasi AV1 selesai pada 2018, tetapi dukungan hardware decode baru mulai muncul sekitar 2020 melalui prosesor dan GPU generasi baru. Dukungan hardware encoding bahkan baru benar-benar tersedia secara luas pada 2022.

Kalau mengikuti pola yang sama, AV2 kemungkinan baru akan mulai muncul di perangkat konsumen beberapa tahun ke depan. Artinya, untuk sementara waktu AV1 masih akan tetap menjadi standar utama di berbagai layanan streaming dan perangkat modern.
Meski jalannya masih panjang, rampungnya spesifikasi AV2 menjadi langkah penting. Industri nantinya bisa menghadirkan video berkualitas lebih tinggi dengan kebutuhan bandwidth yang lebih rendah, sesuatu yang semakin penting di era streaming dan konten resolusi tinggi.













