Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA
Bodi

Form Factor
- Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa dibuka hingga 320°.
- Menariknya, dengan dua layar dan engsel seperti itu, Laptop Gaming ini jadi punya banyak mode penggunaan yang tidak bisa ditemukan di Laptop Gaming lain.
Untuk mode-modenya seperti:
- Laptop Mode
Ini mode penggunaan seperti Laptop Clamshell normal lainnya.

- Dual Screen Mode
Nah mode ini digunakan seperti ini. Jadi kita seperti sedang menggunakan PC dengan dua layar bertumpuk. Di mode ini area kerja lebih luas jadi kita bisa membuka hingga delapan Window aplikasi sekaligus jadi kerjaan kita lebih produktif. Mau buka aplikasi secara memanjang dari layar pertama hingga kedua juga bisa.

- Book Mode
Kalau mode ini digunakannya seperti ini nih. Jadi kita seperti sedang menggunakan PC dengan dua layar vertikal yang bersebelahan. Ini cocok banget buat Programmer atau penulis yang butuh tampilan layar yang memanjang.

- Tent Mode
Untuk mode ini digunakan seperti ini. Salah satu skenario pemakaian di mode ini adalah saat kita bermain Game Fighting dengan teman kita. Tampilan layarnya kita Duplicate, lalu kita menatap layar pertama sementara teman kita menatap layar kedua saat bermain Game tersebut. Jadi lebih seru “berantem”-nya!

- Sharing Mode
Nah mode ini digunakan seperti ini. Jadi kita bisa menunjukkan misalnya tampilan desain 3D ke rekan kerja di depan kita untuk berdiskusi. Dengan mode sebanyak itu, kita jadi punya banyak “gaya” saat mau main Game atau bekerja dengan Laptop Gaming ini.
Material
- Bodi menggunakan material Aluminium yang dibentuk oleh mesin CNC.
Warna
- Stellar Grey
Desain

- Penampilan ROG Zephyrus DUO ini sebenarnya mirip seperti ROG Zephyrus G16 yang juga keluar tahun 2026.
- Ini bisa terlihat dari desain punggung layarnya yang menggunakan ornamen lampu LED “ROG Slash Lighting” dan logo serta tulisan ROG pada sudut bawahnya.

- Kalaupun ada perbedaan hanya pada bodi yang sedikit tebal karena penambahan panel layar kedua.
- Tapi secara keseluruhan, penampilan ROG Zephyrus DUO ini tetap keren dan punya aura Laptop kelas profesional saat hiasan lampu kita matikan sepenuhnya.

Ukuran
- Panjang – 35.5 CM
- Lebar – 24.7 CM
- Tebal
- Sisi paling tipis – 1.99 CM
- Sisi paling tebal – 2.49 CM
Bobot

- Laptop + Keyboard – 2.81 KILOGRAM
- Keyboard – 514 GRAM
- Charger – 546 GRAM
- Ini adalah Charger dengan keluaran daya 300 Watt
- Total – 3.36 KILOGRAM
Menariknya, di paket penjualannya disertakan Charger USB Type-C 100 Watt dengan berat hanya 262 GRAM.
- Tentunya ini bikin bawaan kita lebih enteng kalau aktivitasnya tidak butuh performa paling tinggi.
Display

Keduanya punya ukuran 16 Inch. Keduanya juga punya resolusi 2880 X 1800 Pixels dengan Aspect Ratio 16:10. Kedua layar juga punya Refresh Rate 120 Hz dengan Response Time 0.2 MS. Tentunya layar ini mendukung Variable Refresh Rate NVIDIA G-Sync.
Kedua layar sama-sama menggunakan panel OLED.
- Menurut ASUS, tingkat kecerahan maksimal ada di 1100 Nits di mode HDR dengan Color Gamut 100% DCI-P3.
- Nah kalau kami ukur hasilnya,
- 486 Nits di mode SDR dan 1094 Nits di mode HDR jadi sesuai dengan klaimnya.
- Gamut Coverage di 100% DCI-P3
- Gamut Volume di 120.9% DCI-P3
Kedua layar juga sudah “Pantone Validated” dengan “Delta E < 1” jadi memang cocok untuk Editing atau desain kelas profesional yang butuh akurasi warna tinggi Dipakai Streaming Film atau main Game di mode HDR pastinya juga mantap karena punya sertifikasi “Dolby Vision” dan “DisplayHDR TrueBlack 1000”. Punya sertifikasi “TÜV Rheinland Low Blue Light” juga jadi mata kita tidak mudah lelah meskipun main Game atau bekerja menatap layar selama berjam-jam.

Tentunya kedua layar tersebut punya kemampuan Touchscreen.
- Ini membuat kita bisa dengan mudah melakukan Scrolling halaman Website atau dokumen, memperbesar atau mengecilkan gambar… cukup dengan menggunakan sentuhan jari saja.
Kedua permukaan layar itu juga dilapisi lapisan “Corning Gorilla Glass DXC” jadi tetap aman dari goresan akibat sentuhan jari.

- Lapisan tersebut memang membuat permukaan layar menjadi Glossy.
- Tapi tenang, itu normal kok untuk layar Touchscreen atau layar OLED.
- Tentunya permukaan seperti itu membuat tampilan warna pada layar lebih cemerlang.
Kedua layar juga sudah menggunakan desain bingkai yang tipis di keempat sisinya.
Camera & Microphone

Laptop ini dilengkapi Kamera Infra Merah 1080P @30 FPS. Kamera tersebut memang sudah mendukung fitur Windows Studio Effects. Tapi kalau mau fitur Kamera lebih lengkap, kita bisa meng-Install aplikasi NVIDIA Broadcast di Laptop ini.
Lalu untuk modul Mikrofon ada dua buah yang ditempatkan pada sisi kanan dan kiri Kamera. Kamera di Laptop Gaming ini bisa menangkap gambar dengan jelas serta bebas dari Noise. Mikrofonnya juga bisa menangkap suara kami dengan baik dan menghilangkan sepenuhnya suara bising yang muncul di sekitar kami.
Audio

Laptop Gaming ini dilengkapi ENAM Speaker dengan DUA buah “Dual Side Woofers”.
Untuk lubang keluaran suaranya ada EMPAT buah.
- DUA ditempatkan pada bingkai atas layar kedua di dekat engsel.
- DUA lagi ada di bagian bawah Laptop.
Kita bisa mengatur profil dan Equalizer-nya melalui aplikasi Dolby Setting.
Untuk kualitas suara rasanya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.
- ROG Zephyrus selalu punya kualitas suara yang sangat memuaskan tidak terkecuali yang satu ini.
- Bass, Mid, dan High dapat disajikan dengan baik.
- Tentunya Speaker ini juga punya keluaran suara yang menggelegar.
Konektor dan Tombol

Kiri
- 1X DC-IN
- 1X HDMI 2.1
- 1X USB 3.2 Gen 2 Type-A
- 1X Thunderbolt 4, dan
- 1X 3.5 MM Audio Combo Jack

Kanan
- Tombol Power
- 1X SD Card Reader
- 1X USB 3.2 Gen 2 Type-A
- 1X Thunderbolt 4
Seluruh konektor Thunderbolt tersebut mendukung USB4, Power Delivery, dan Display Output. Tapi sayang sekali, tidak ada konektor Ethernet disini.
- Untunglah ini masih bisa kita akali dengan menggunakan konverter USB to Ethernet.
Keyboard

Laptop Gaming ini dilengkapi “Wireless Soft Keyboard” dengan ketebalan hanya 5.1 MM. Menariknya, meskipun tipis, Travel Distance tombolnya masih tergolong dalam di 1.7 MM. Kenyamanan pakainya pun masih mirip seperti Keyboard ROG Zephyrus yang ditanam pada bodi.
Menurut ASUS, area sekeliling Keyboard menggunakan material “Oil-Resistant Premium Fabric” jadi permukaannya aman dari minyak akibat sentuhan tangan.

- Material tersebut juga diklaim punya permukaan sehalus kain sutera saat disentuh.
Untuk konektivitas, Keyboard ini punya konektivitas Wireless melalui Bluetooth, atau Wired dengan Pogo Pin saat dipasang di atas layar kedua.
- Tentunya konektivitas Pogo Pin memberikan responsivitas seperti memakai Keyboard dengan kabel.
Untuk baterai Keyboard bisa kita isi melalui konektor USB Type-C di sisi samping atau melalui Pogo Pin saat dipasang di atas layar kedua.
Keyboard ini tentunya juga dilengkapi lampu Backlit RGB satu zona warna dengan tiga tingkat kecerahan.
- Tingkat kecerahan bisa diatur dengan menekan tombol F2 atau F3.
Touchpad

- Area Touchpad punya ukuran 15 X 9.9 CM dengan desain sisi atas nyaris tidak bertepi.
- Touchpad ini diklaim 267% lebih luas dibandingkan pendahulunya.
- Untuk posisinya Center to Body tapi tidak sejajar dengan tombol Spacebar.
- Touchpad ini punya fitur Palm Rejection jadi kursor Mouse tidak akan bergerak meskipun telapak tangan kita tidak sengaja menyentuh permukaan Touchpad.
- Touchpad in terasa responsif saat digunakan dengan klik-kiri dan klik-kanan yang terasa empuk saat ditekan.
- Permukaannya terasa sedikit kesat meskipun pergerakan jari masih terasa lancar.
Cooling System

- Laptop Gaming ini menggunakan sistem pendingin Vapor Chamber dengan dua buah Kipas.
- Menariknya, Kipas dirancang untuk menciptakan aliran udara di dalam Casing yang ikut mendinginkan Motherboard dan panel layar kedua jadi suhunya tetap terjaga aman.
- Menariknya lagi, diantara komponen Motherboard dan panel layar kedua ada lapisan insulasi “Graphite Nano Insulated-Film” untuk meminimalkan transfer panas dari Motherboard sehingga suhu panel layar kedua tetap aman.
- Selain itu, Kipas juga dirancang tidak berputar saat suhu kerjanya belum mencapai titik tertentu jadi tidak menimbulkan kebisingan kalau aktivitasnya ringan.
- Untuk lubang ventilasi pembuangan panasnya ada dua yang mengarah langsung ke belakang.
- Tentunya Laptop Gaming ini sudah menggunakan Liquid Metal untuk mengoptimalkan transfer panas dari CPU-GPU ke sistem pendinginnya.
Security
- Untuk keamanan, Laptop Gaming ini dilengkapi sistem pengaman biometrik dengan pengenalan wajah.
Lebih lengkapnya, simak dalam pembahasan berikut ini:











