Synology Siapkan DSM Generasi Baru, AI Bisa Jalan Lokal Tanpa Kirim Data ke Cloud

Author
Irham
Reading time:
June 3, 2026

Taipei, 3 Juni 2026 – Di ajang Computex 2026, Synology mengumumkan roadmap terbaru untuk DiskStation Manager (DSM), sistem operasi yang menjadi fondasi berbagai perangkat NAS miliknya. Menariknya, DSM generasi berikutnya tidak lagi hanya berfungsi sebagai sistem penyimpanan data, tetapi juga mulai dipersiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan AI di lingkungan perusahaan.

Synology DSM Computex 2026

Perusahaan asal Taiwan tersebut melihat bahwa tantangan terbesar adopsi AI saat ini bukan lagi soal teknologi, melainkan bagaimana perusahaan tetap bisa mengendalikan data mereka. Karena itu, DSM generasi baru dirancang untuk menghadirkan AI yang berjalan secara privat tanpa harus bergantung pada layanan cloud publik.

Baca Juga: Noctua Bikin Thermal Pad! • Jagat Review

Menurut Synology, platform ini akan memungkinkan perusahaan memanfaatkan data yang sudah dimiliki, mulai dari dokumen kerja, log sistem, hingga berbagai metrik operasional, sebagai sumber informasi yang dapat dipahami dan diolah oleh AI.

AI Jalan Lokal, Data Tetap Aman

Salah satu perubahan terbesar yang dibawa DSM terbaru adalah dukungan untuk alur kerja AI yang sepenuhnya berjalan secara on-premises. Dengan kata lain, data perusahaan tidak perlu dikirim ke server pihak ketiga untuk diproses.

Synology DSM Computex 2026

Synology juga akan menghadirkan AI Assistant ke dalam Office Suite miliknya untuk membantu berbagai aktivitas produktivitas. Sementara kebutuhan pemrosesan AI yang lebih berat akan ditangani oleh server GPU rack Synology maupun perangkat AI khusus yang ditempatkan di lingkungan internal perusahaan.

Tak hanya itu, DSM Agent turut diperkenalkan sebagai alat bantu bagi administrator sistem. Fitur ini memungkinkan berbagai tugas pengelolaan perangkat dilakukan dengan lebih mudah melalui otomatisasi, sekaligus memberikan visibilitas terhadap bagaimana AI mengakses dan menggunakan data perusahaan.

Kelola Banyak Perangkat Lebih Mudah

Selain AI, Synology juga menaruh perhatian pada pengelolaan infrastruktur dalam skala besar. Melalui fitur baru bernama Cluster Manager, administrator dapat mengelola banyak perangkat Synology dari satu antarmuka terpusat.Synology DSM Computex 2026

Fitur ini juga memungkinkan layanan dan aplikasi dipindahkan secara lebih fleksibel antar perangkat, sehingga pengelolaan sistem menjadi lebih sederhana dan efisien.

Sementara itu, Active Insight mendapatkan fitur Mass Deployment yang dirancang untuk mempercepat proses pemasangan dan konfigurasi perangkat baru. Fitur ini akan sangat berguna bagi perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang atau lokasi operasional.

Keamanan dan Kepatuhan Ikut Diperkuat

Di sisi keamanan, Synology menghadirkan pengaturan hak akses yang lebih rinci melalui Role-Based Access Control (RBAC). Dengan sistem ini, perusahaan dapat mengatur siapa yang boleh mengakses data atau fitur tertentu secara lebih detail.

Synology DSM Computex 2026

Log Center juga diperbarui untuk menggabungkan berbagai catatan aktivitas sistem dan aplikasi ke dalam satu tampilan, sehingga proses pemantauan maupun audit menjadi lebih mudah dilakukan.

Sebagai pelengkap, Synology mengungkapkan bahwa sertifikasi keamanan FIPS 140-3 saat ini sedang dalam proses. Sertifikasi tersebut umumnya dibutuhkan oleh organisasi yang beroperasi di lingkungan dengan standar keamanan dan kepatuhan yang ketat.

Synology belum mengumumkan jadwal peluncuran final untuk seluruh fitur baru tersebut. Namun perusahaan memastikan berbagai kemampuan yang ada dalam roadmap ini akan hadir secara bertahap melalui rilis DSM mendatang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…
June 25, 2026 - 0

Sega Jual Ulang Game Sonic Lawas dalam Cartridge Retro

Sega merilis ulang Sonic the Hedgehog dan Sonic 2 dalam…
June 24, 2026 - 0

GTA 6 Kunci 5 Toko Dalam Game Dibalik Ultimate Edition

Rockstar mengkonfirmasi adanya lima toko eksklusif di mode single player…