[PR] 2012: Tahunnya Efisiensi dan Kendali Data

Reading time:
January 18, 2012

JAKARTA, Indonesia — 18 Januari 2012 — Prediksi TI Gartner di tahun 2012 menyebutkan bahwa, “sampai dengan tahun 2015, lebih dari 85 persen perusahaan Fortune 500 akan gagal dalam mengeksploitasi Big Data secara efektif untuk meningkatkan daya saing”. Laporan tersebut menjelaskan bahwa banyak perusahaan besar tidak memiliki persiapan yang baik untuk mengatasi tantangan teknis dan managerial dari Big Data. Mengumpulkan dan menganalisa data saja tidaklah cukup. Data harus diproses agar dapat dipahami dan dihadirkan pada waktu yang tepat, untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.

Big Data jelas merupakan fenomena penting yang akan mendominasi wacana TI di tahun-tahun ke depan. Bersamaan dengan ledakan data, para CIO juga diharapkan untuk terus memprioritaskan virtualisasi dan cloud computing, sebagai cara untuk mengendalikan biaya pengeluaran TI, meningkatkan efisiensi dan secara efektif menggali intelijen bisnis. Kesemua hal ini juga mengindikasikan bahwa departemen TI akan memiliki peranan yang semakin penting dalam mendukung inovasi bisnis.

Steven Law, NetApp Country Manager untuk Indonesia dan Filipina, menggarisbawahi tiga prioritas kunci untuk tahun 2012 yang akan membantu perusahaan mengendalikan data mereka dan mendorong inovasi bisnis:

  1. 1. Virtualisasi untuk memaksimalkan efisiensi

Banyak CIO sedang mempertimbangkan virtualisasi untuk mengurangi biaya dan meningkatkan performa TI, sekaligus mendapatkan skalabilitas yang elastis untuk operasional mereka. Di tahun ke depan, virtualized shared infrastructure akan terus menjadi fondasi penting untuk efisiensi Ti yang lebih jauh, seperti cloud computing dan lingkungan virtual desktop.

Virtualisasi juga akan memberikan kemampuan yang sebelumnya berada di luar jangkauan. Sebagai contoh, virtualisasi telah menjadikan disaster recovery menjadi jauh lebih sederhana dan murah. Perusahaan harus memiliki satu backup mirror penuh atas sistem utama yang dapat menduplikasi ke mesin virtual dengan mudah, dengan demikian menghilangkan kebutuhan hardware yang berlebih.

Terdapat kebutuhan akan infrastruktur storage yang dinamis yang dapat mendukung provisioning, back up dan recovery yang dinamis. Di tahun 2012 ini, perusahaan mulai lebih memperhatikan proyek-proyek virtualisasi mereka, dan memperluas upaya virtualisasi mereka di luar server. CIO akan menyadari bahwa virtualisasi storage diperlukan untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya dari shared infrastructure.

  1. 2. Melakukan lebih banyak dengan sumber daya lebih sedikit

Iklim ekonomi yang tidak pasti memaksa perusahaan untuk melihat kembali infrastruktur mereka. Konsolidasi dan konvergensi akan terus meningkat di tahun-tahun ke depan. Untuk memaksimalkan anggaran TI yang terbatas, para CIO akan lebih fokus untuk meningkatkan kemampuan storage dan efisiensi TI secara keseluruhan, serta menghemat waktu dan sumber daya yang terpakai.

Proses storage scalling bukan lagi sekedar menambah atau membeli unit storage. CIO perlu mempertimbangkan teknologi-teknologi yang mengurangi jumlah replikasi data dan menghilangkan kapasitas yang terbuang percuma, dengan begitu maka dapat menghemat kapasitas storage yang sudah ada. Deduplikasi dapat mengurangi data dengan rata-rata sebesar 45%. Sementara deduplikasi sudah menjadi pilihan yang populer untuk banyak CIO, di tahun depan kita akan banyak melihat teknologi-teknologi efisiensi storage canggih yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong inovasi lebih jauh. Thin provisioning, cloning, dan kompresi data akan memerankan peranan penting di banyak lingkungan storage, seiring dengan meningkatnya tuntutan akan fleksibilitas TI di tahun depan.

  1. 3. Pentingnya analitik

Tantangan yang dihadapi CIO di tahun ke depan adalah untuk memahami data terstruktur dan data tak terstruktur yang ada di organisasi mereka. Untuk melakukan hal ini, CIO pertama-tama harus memahami area solusi yang mereka targetkan untuk dapat memicu inovasi bisnis dan mempercepat proses pengambilan keputusan di perusahaan mereka.

Oleh karena itu kebutuhan Big Data dapat dibagi menjadi tiga area penting:

  • Analisa konten. Kebutuhan perusahaan untuk memanfaatkan keseluruhan sumber daya digital mereka, dan menjadikannya sebagai informasi berkualitas tinggi yang memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang lebih baik.
  • Performa tinggi. Hal ini mendefinisikan kebutuhan perusahaan untuk melakukan analisa yang kompleks pada kecepatan tinggi, sekaligus mengatasi lonjakan pertumbuhan data.
  • Pemberkasan konten. Hal ini merupakan fungsi yang paling dicari oleh banyak perusahaan  karena mereka membutuhkan solusi yang scalable untuk mendukung data berukuran petabyte, miliaran file dan obyek, sekaligus menghilangkan batasan storage fisik.

Permulaan dari fenomena Big Data akan memberikan dorongan kepada perusahaan untuk memeriksa sumber daya digital mereka lebih seksama, dan membangun fondasi untuk solusi pengelolaan data secara tepat yang dapat bertumbuh seiring dengan organisasi mereka.

Sementara vendor-vendor mengeluarkan berbagai macam solusi yang berbeda, belum ada solusi ideal yang bersifat satu-untuk-semua untuk Big Data. Dalam memilih solusi untuk Big Data, rekomendasi kami kepada CIO adalah untuk mencari solusi yang siap untuk masa depan dan tidak menimbulkan kerumitan lain di setiap tahap pertumbuhan bisnis.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…