[PR] Bank Terkemuka di Indonesia Memilih VMware untuk Virtualisasi Datacenter

Reading time:
March 9, 2012
vmware logo

Memangkas Biaya Secara Signifikan dan Mendorong Utilisasi Server Dengan Virtualisasi dari VMware

JAKARTA, 8 Maret 2012 — VMware, Inc. (NYSE: VMW), pemimpin global dalam virtualisasi dan infrastruktur Cloud, hari ini mengumumkan bahwa PT Bank OCBC NISP Tbk telah memanfaatkan kekuatan virtualisasi VMware untuk membangun infrastruktur data center yang dinamis dan andal untuk menghantarkan berbagai aplikasi bisnis penting.

Melalui VMware vSphere®, OCBC NISP telah meningkatkan keandalan sistem core banking, berhasil  melakukan konsolidasi server fisik untuk mengurangi biaya, dan membantu meringankan tekanan beban kerja pada fasilitas data center.

“Virtualisasi telah banyak mengubah bagaimana konsumsi sumber daya TI dan penghantaran layanan TI dalam organisasi jasa keuangan,” kata Andreas Kagawa, Country Manager, VMware Indonesia.”VMware mendapat kehormatan untuk menjadi mitra teknologi strategis OCBC NISP untuk dapat membantu membawa bisnis mereka ke jenjang yang lebih tinggi dalam hal efisiensi dan keandalan TI melalui pemanfaatan model IT-as-a-Service.”

Mengurangi Biaya Peranti Keras dan Peranti Lunak hingga 80 persen

OCBC NISP telah memasang VMware vSphere pada 144 server fisik yang didistribusikan di 10 casis blade yang terhubung ke storage area network. Aplikasi yang berjalan di atas VMware termasuk sistem front-end aplikasi core banking, intranet, database Microsoft SQL Server, SAP Fixed Assets, Oracle PeopleSoft Human Resources Management System, Oracle Database dan Oracle Applications. Tim TI yang terdiri dari teknisi VMware dan staf TI OCBC NISP membutuhkan waktu satu tahun untuk menyelesaikan proses migrasi.

Infrastruktur server baru OCBC NISP mendukung 1.800 mesin virtual – sekitar 900 masing-masing di dua datacenter bank tersebut. Setelah mengkonsolidasikan infrastruktur SQL Server hingga seperempat dari persyaratan kebutuhan sebelumnya, OCBC NISP telah mengurangi peranti keras dan biaya peranti lunak hingga 80 persen. Pengurangan jumlah server juga memungkinkan tim TI untuk merespon dengan cepat tuntutan penambahan kapasitas dari bisnis sekaligus mengurangi biaya pembuatan server baru untuk bisnis sebesar 60 persen.

“Melalui ® VMware vSphere, kami mampu mengkonsolidasikan infrastruktur server fisik kami dari 12 rak server menjadi hanya dua,” kata Filipus Suwarno, Kepala Divisi TI Bank OCBC NISP. “Kemampuan untuk mengelola infrastruktur virtual dari konsol tunggal juga mengurangi waktu administrasi server kami sebesar 30 persen sehingga staf TI kami bisa fokus pada isu-isu strategis dan menjalankan proyek bisnis.”

Meningkatkan Utilisasi dari Delapan Persen menjadi 70 Persen

VMware vSphere membantu infrastruktur virtual memberikan performa yang sama dengan menjalankan SQL Server di atas server fisik, terutama karena setiap mesin virtual dapat diperluas hingga empat CPU virtual dan 256GB RAM.

“Sebelum kami memindahkan database SQL Server ke VMware, kami hanya bisa mencapai tingkat utilisasi rata-rata CPU 8 persen. Sekarang kami telah berhasil meningkatkan utilisasi ini rata-rata 70 persen sehingga biaya lisensi pun berkurang secara dramatis,” kata Suwarno. “Kami tengah mempertimbangkan penggelaran virtualisasi kita sebagai dasar untuk berpindah ke Cloud Computing sehingga bisa menyediakan akses ke sumber daya secara on-demand bagi unit-unit bisnis kami sehingga berpotensi mengurangi biaya belanja modal kami.”

Kantor Cabang Beroperasi Tanpa Gangguan

Setelah server kantor cabang berjalan di atas infrastruktur virtual yang menggantikan mesin fisik, OCBC NISP mampu mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengirim berkas core banking berukuran besar melalui jaringan untuk setiap cabang setiap malamnya, dari rata-rata 3 jam menjadi hanya 30 menit. Kemampuan ini memastikan bank lebih tahan terhadap masalah jaringan dan pemadaman listrik, sekaligus meningkatkan produktivitas dan tingkat kepuasan pelanggan.

Melalui pembagian beban kerja yang merata di data center perusahaan, OCBC NISP juga mampu untuk mendukung seluruh jaringan kantor cabang dari satu lokasi, sesuai kebutuhan. Bank tersebut juga sudah menguji kemampuan pemulihan bencana dan menemukan bahwa jika salah satu datacenter mengalami pemadaman parah, semua sistem bisa dialihkan ke situs lain hanya dalam 30 menit.

Didirikan pada tahun 1941, Bank OCBC NISP adalah bank keempat tertua di Indonesia. Mayoritas sahamnya dimiliki oleh Bank OCBC yang berbasis di Singapura. Berkantor pusat di Jakarta, Bank OCBC NISP memiliki 412 kantor cabang di 82 kota di seluruh negeri. Bank swasta ini juga mengelola 652 anjungan tunai mandiri yang didukung oleh lebih dari 5.800 staf. Per 31 Desember 2011 memiliki total aset Rp 59,8 triliun.

Sumber-sumber tambahan

  • Unduh case study OCBC NISP

Baca bagaimana perusahaan bisa mentransformasikan bisnisnya melalui virtualisasi

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…
October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…