[PR] Trojan Pencuri WIN32/GEORBOT Pendompleng Website Pemerintah Berhasil Diringkus

Author
Cerira
Reading time:
March 29, 2012

Jakarta, 29 Maret 2012. Memasuki tahun 2012, dunia kembali disibukkan dengan kemunculan threat-threat baru yang menyesaki dunia cyber dan komputer. Win32/Georbot salah satunya, botnet yang muncul dengan beberapa fitur komunikasi yang cukup menarik perhatian para peneliti malware di lab ESET global. Win32/Georbot melakukan aktifitas sebagaimana layaknya botnet biasa, ia juga beroperasi untuk mencuri informasi, dokumen, dan sertifikat yang tersimpan didalam komputer. Selain itu, juga mampu merekam baik audio maupun video, serta melakukan browsing didalam jaringan lokal dan mencari informasi yang diinginkan. Hal lain yang tidak kalah menariknya adalah Win32/Georbot memanfaatkan website milik pemerintah Georgia – sebuah negara yang terletak di wilayah antara benua Asia dan Eropa – untuk update informasi command and controlnya (C&C)

Yang mengkhawatirkan adalah sesuai pemantauan ESET, ternyata malware Georbot terus berkembang, dan ESET menemukan adanya varian baru yang ditemukan pada 20 Maret 2012 yang lalu. Perkembangan tersebut dimungkinkan karena Georbot memiliki fitur mekanisme update yang mampu merubahnya menjadi bot versi baru dengan tujuan agar tidak terdeteksi oleh mesin scanner anti-malware, keistimewaan lainnya adalah mampu melakukan mekanisme fallback – jika bot berada dalam situasi dimana bot tidak bisa mencapai C&C server; bot akan terhubung ke webpage yang dikelola oleh pemerintah Georgia.

“Orang seringkali tidak sadar kalau sistem komputernya telah diretas” demikian dikatakan oleh Pierre-Marc Bureau, Program Manager untuk security intelligence di ESET. “Pihak berwenang di Georgia yaitu Data Exchange Agency of the dari Kementerian Kehakiman Negara Georgia dan Badan CERT di Georgia sudah mengetahui adanya tindak peretasan tersebut sejak awal tahun 2011. dan, langsung dikomunikasikan dan dilakukan penyelidikan bersama dengan pihak ESET untuk menangani peretasan tersebut.  Hingga saat ini selain identifikasi dan penyelidikan lebih jauh dengan para peneliti ESET, monitoring terhadap Win32/Georbot masih tetap dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut. Sementara ini hasil identifikasi meyeluruh terhadap botnet, dari seluruh komputer yang terjangkit Win32/Georbot, 70 persen diantaranya berlokasi di Georgia kemudian diikuti Amerka Serikat, Jerman dan Russia.”

Didalam operasinya, Botnet Win32/Georbot memanfaatkan karakteristik unik yaitu setelah botnet terinstall didalam komputer korban ia mencari “File Remote Desktop Configuration” dan kemudian mengaktifkan trojan yang masuk untuk mencari file-file tertentu kemudian meng-uploadnya ke remote server tanpa perlu memanfaatkan kerentanan apapun pada OS.

Menggunakan webpage milik pemerintah sebagai “induk semang” disinyalir digunakan untuk media penyebarluasan bot, mengingat website pemerintah adalah media strategis yang akan diakses oleh masyarakat Georgia, sehingga dengan demikian memunculkan dugaan bahwa target utama dari infeksi bot adalah masyarakat Georgia sendiri. Tetapi tindakan mendompleng website pemerintah Georgia bukan berarti pemerintah Georgia terlibat dalam aksi peretasan ini. Diantaranya kementerian, militer dan dinas rahasia Amerika dan Rusia (CIA dan FSB), KGB, FBI.

Proses identifikasi hingga hari ini menghasilkan sebuah temuan menarik yaitu dokumen berbahasa Inggris berisi kata kunci terkait dengan sistem komputer jaringan milik lembaga pemerintah dan swasta yang telah dikonfirmasi terserang malware Georbot

Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT. Prosperita-ESET Indonesia menyampaikan “serangan Win32/Georbot diyakini dilancarkan oleh sekelompok peretas bertujuan mendapatkan informasi rahasia untuk diperjual-belikan ke pihak lain; Jadi ada motif ekonomi dibalik serangan ini, tetapi Georbot menggunakan metode yang berbeda dari serangan botnet yang pernah ada”

“Pelaku cybercrime saat ini bekerja semakin professional dengan targetnya adalah nama-nama besar dibidang tertentu. Beberapa contoh lain threat cybercrime yang berteknologi tinggi yaitu Win32/Stuxnet dan Win32/Duqu keduanya juga beroperasi dengan tujuan yang spesifik tetapi Stuxnet dan Duqu belum secanggih Win32/Georbot yang memiliki fitur khusus dan metode yang memungkinkan bot tersebut mengakses kedalam sistem pusat dan mencari data yang diinginkan oleh pengembang Georbot.” demikian disampaikan Righard Zwienenberg, seorang peneliti senior di ESET.

 

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…