[PR] TE CONNECTIVITY MELUNCURKAN JAJARAN PRODUK QUAREO YANG MENYEDIAKAN VISIBILITAS DAN KEAMANAN JARINGAN MENYELURUH DARI DATA CENTER SAMPAI DESKTOP
Yang Pertama di Industri untuk Menyediakan Managed Connectivity dari Layer 1 sampai 7
Jakarta, Indonesia, 26 April 2012 – TE Connectivity, pemimpin global dalam bidang komunikasi jaringan, hari ini meluncurkan QUAREO, teknologi connection point berpaten yang menghadirkan kemampuan untuk melacak, memonitor, dan mengotentifikasi secara elektronis semua koneksi dari data center sampai ke desktop.
Konektor QUAREO memiliki teknologi chip terdepan yang menyediakan “connection point identification” untuk merekam status secara real-time dari masing-masing poin koneksi jaringan fiber dan jaringan kabel dan keseluruhan jalur kabel jaringan ke database global yang dapat diakses dengan sistem management jaringan upstream. Informasi tersebut merupakan hal yang penting bagi lingkungan jaringan dan komputasi sekarang ini. Ekosistem jaringan end-to-end QUAREO mengelola konfigurasi, informasi keamanan, perubahan manajemen, keamanan fisik, manajemen aset, performa, kesinambungan layanan TI, risk management, dan disaster recovery.

“Kemampuan untuk mencari tahu, memantau dan mengelola Layer 1 secara terintegrasi dengan kebijakan pengelolaan jaringan tidak mungkin dilakukan sebelumnya menggunakan solusi pengelolaan jaringan yang hanya dapat memonitor, mengendalikan dan mengamankan Layer 2 sampai 7,” kata Xavier Lau, Senior Sales Manager, Singapore, Indonesia, and Phillipine, TE Enterprise Networks. “Teknologi QUAREO meruntuhkan batasan antara Layer 1 dengan Layer 2, sehingga memungkinkan aplikasi inovatif baru dan membantu mengurangi biaya operasional jaringan.”
“Nama QUAREO berasal dari bahasa Latin yang berarti ‘untuk melihat atau mengetahui’ dan itulah yang disediakan oleh teknologi QUAREO. Untuk pertama kalinya, pengguna memiliki visibilitas, keamanan, dan kendali menyeluruh di segala penjuru jaringan komputer yang dikelola, termasuk lapisan fisik dari jaringan komputer, yaitu Layer 1,” tambah Xavier. “Para manajer jaringan komputer tidak perlu lagi mengandalkan dokumentasi yang sering kali kurang update, atau menebak-nebak ketika berurusan dengan lapisan fisik – sekarang mereka akan tahu.”
Dari sisi instalasi dan pemeliharaan, teknologi QUAREO juga menghilangkan kebutuhan untuk memberikan ‘tone’ atau menandai kabel sepanjang jutaan mil secara manual dari data center berukuran besar sampai ke desktop, sehingga dapat menghemat ribuan jam kerja di data center, ruang server, penyedia hosting dan kantor di seluruh dunia.
“Sebelumnya, jika sebuah kabel jaringan atau konektor di suatu tempat di jaringan rusak, teknisi harus melacak secara manual tanda yang dipasang di kabel di seluruh jaringan sebelum dapat diganti,” imbuh Xavier. “Atau mereka dapat memeriksa ‘tone’ di masing-masing kabel untuk memeriksa apakah kabel tersebut masih berfungsi atau perlu diganti. Jajaran produk QUAREO kami menghilangkan semua kerumitan ini.”
“Ketakutan nomor satu dari para manager jaringan komputer adalah downtime pada data center mereka,” lanjut Xavier. “Hampir 80 persen dari downtime jaringan komputer yang tak terencana terjadi di lapisan fisik, dan 70 persen dari ganguan jaringan komputer terjadi karena kabel jaringan komputer. Teknologi QUAREO membantu mencegah kedua hal tersebut.”
Xavier berkata bahwa teknologi QUAREO memungkinkan semua koneksi diidentifikasikan dengan unik dan berkomunikasi dengan seluruh jaringan komputer. “Sebagai hasilnya, pengguna memiliki kumpulan data jaringan komputer yang dapat memungkinkan pemantauan, pemetaan topology, dan penyelesaian masalah secara real-time dari data center sampai dengan desktop,” tambahnya. “Pada akhirnya, jaringan komputer menjadi lebih aman dan memiliki tingkat ketersediaan yang tinggi, sehingga memungkinkan para manajer untuk mengurangi biaya dan meningkatkan layanan.”
Xavier juga menyatakan bahwa teknologi QUAREO memungkinkan banyak fungsi aplikasi baru dengan visibilitas OSI 7 Layer dan service level agreement di seluruh penjuru jaringan komputer, mulai dari keamanan dan inventory management sampai remote diagnostic dan managed service.
Analis industri, Cindy Borovick, Vice President, Enterprise Communications Infrastructure and Datacenter Networks, IDC mengatakan, “Teknologi QUAREO memungkinkan organisasi TI untuk memanfaatkan tren sosial, mobile dan virtual yang terjadi di dekade ini. Dengan memperkenalkan network intelligence di Layer 1, pelanggan akan dapat mengurangi biaya operasional, memaksimalkan waktu para staf dan di saat yang sama menghadirkan daya tahan di infrastruktur, memfasilitasi keamanan dan memenuhi tuntutan regulasi.”
Xavier berkata bahwa ADC Telecommunications, yang diakuisisi oleh TE Connectivity akhir tahun lalu, mulai mengembangkan teknologi QUAREO pada bulan Juni 2009, dan kemudian dirintis dengan tujuan utama untuk mengembangkan teknologi tersebut lebih jauh. Ketersedian QUAREO melalui TE Connectivity secara menyeluruh di Amerika Utara dan pasar terbatas yang dipilih, dan akan tersedia di beberapa negara sampai akhir tahun ini. Dan sekarang Produk QUAREO secara resmi dipasarkan serta tersedia di Indonesia.















