Sony Tawarkan Peningkatan Kualitas Video Melalui Handycam 3D dan Proyektor 4K

Reading time:
April 29, 2012

PT Sony Indonesia mendukung kreativitas konsumen dalam menciptakan konten video melalui handycam terbarunya, HDR-TD20VE. Handycam ini merupakan pembaruan dari model HDR-TD10 dengan kemampuan rekam video Full HD dan format video 3D. Namun, model terbaru ini memiliki ukuran tubuh yang 66% lebih kecil dibanding seri sebelumnya.

Sony HDR TD20VE
Sony HDR-TD20VE.

HDR-TD20VE dilengkapi dengan dua sensor Exmor R CMOD dan dua prosesor gambar BIONZ yang mampu mengabadikan video 3D dalam resolusi Full HD 1080p. Pengaturan tingkat New Auto 3D memastikan tampilan 3D terlihat lebih alami dan fitur Close-up 3D memungkinkan perekaman video dalam jarak minimum 30 cm dari objek. Jarak ini merupakan peningkatan yang signifikan dibanding seri pendahulunya yang hanya mampu mendekat hingga jarak 80 cm.

Sony menanamkan kemampuan optical zoom hingga 10x dengan extended zoom sebesar 12x untuk video 3D dan 17x untuk 2D dalam HDR-TD20VE. Kualitas video yang dihasilkan handycam terbaru Sony tersebut didukung oleh 5.1ch surround sound dengan Auto Wind Noise Reduction dan Closer Voice. Hasil rekam video dapat dinikmati melalui layar sentuh LCD Xtra Fine 3D berukuran 3,5 inci di HDR-TD20VE atau ditayangkan melalui televisi 3D.

Sony HDR PJ600
Sony HDR-PJ600.

Fitur lain yang ditawarkan dalam HDR-TD20VE, seperti iAuto, GPS dengan geo-tagging, serta kontrol manual turut dibenamkan Sony ke dalam rangkaian seri handycam lainnya. Handycam seri PJ besutan Sony memiliki semua fitur tersebut dengan tambahan proyektor built-in berukuran kecil yang mampu menampilkan video hingga ukuran layar 100 inci.

vplvw1000es front 111125 03
Sony VPL-VW1000ES 4K.

Untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih indah dibanding resolusi Full HD, Sony juga memamerkan proyektor True 4K pertama di dunia. Proyektor digital dengan kemampuan 3D ini dapat menampilkan video dengan resolusi empat kali lebih besar dibanding video Full HD biasa, yaitu menjadi 4096 x 2160p. Proyektor dengan nama VPL-VW1000ES 4K tersedia di Asia Pasifik dengan harga USD24.999.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…
May 8, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Mendadak Rilis DLC Gratis “Leon Must Die Forever”

Capcom resmi merilis DLC pertama Resident Evil Requiem secara mendadak…
May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…