Flame: Mata-mata Dunia Cyber yang Sangat Berbahaya

Author
Deliusno
Reading time:
June 2, 2012
Kaspersky LOGO

Kaspersky Lab baru saja menemukan ancaman cyber terbaru. Ancaman tersebut hadir dalam bentuk sebuah program berbahaya yang sangat canggih. Program tersebut diberi nama Flame. Apa yang bisa dilakukan oleh Flame? Simak terus artikel ini untuk menemukan jawabannya!

Flame merupakan Malware yang ditemukan oleh Kaspersky Lab saat melakukan penelitian yang digagas oleh International Telecommunication Union (ITU). Malware yang dideteksi sebagai Worm.Win32. Flame ini ternyata mampu mencuri informasi berharga, termasuk informasi mengenai sistem komputer korban, file-file yang disimpan, data kontak, bahkan percakapan!

Mengomentari temuan Flame ini, Eugene Kaspersky, CEO dan pendiri Kaspersky Lab mengatakan, “Risikoperang cyber menjadi salah satu topik serius dalam halkeamanan informasi beberapa tahun ini. Stuxnet danDuquberasal dari satu rantai penyerangan, yang memunculkan kekhawatiran di seluruh dunia mengenai perang cyber ini. Malware Flame sepertinya merupakanfase lain dalam perang ini dan sangat penting untukdimengerti bahwa senjata cyber seperti ini dapatdengan mudah digunakan untuk menyerang negaramanapun. Tidak seperti perang konvensional, semakin maju suatu negara maka semakin ia menjadi target serangan.”

Apa tujuan utama Flame? Tampaknya, Flame telah menjadi mata-mata cyber, dengan mencuri informasi dari mesin yang terinfeksi. Kemudian, informasi yang telah tercuri tersebut akan dikirim ke jaringan server command-and-contril yang memiliki lokasi di berbagai belahan dunia. Informasi yang dicuri bisa berbagai bentuk, seperti dokumen, screenshots,rekaman audio, dan intersepsi lalu lintas jaringan, dan ini menjadikannya toolkit serangan paling terdepan dan terlengkap yang pernah ditemukan. Vektor pasti penginfeksian belum terungkap namun jelas bahwa Flame mampu berkembang melalui jaringan lokal menggunakan beberapa metode, termasuk metode kerentanan printerdan infeksi melalui USB yang dilakukan oleh Stuxnet.

Detail mengenai Flame masih belum diketahui secara jelas. Namun, beberapa hal yang pasti, ternyata Flame ini terdiri dari modul ganda dan terdiri dari beberapa megabyte executable code, menjadikannya sekitar 20 kali lebih besar dibandingkan Stuxnet! Menurut Kaspersky, untuk menganalisa Malware canggih tersebut, dibutuhkan tim besar yang terdiri dari para ahli keamanan tingkat dunia dan reverse engineer dengan pengalaman luas dalam hal pertahanan cyber.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…