[PR] Pakai yang Anda Punya: Terapkan Private Cloud dengan Perubahan Minimal
Bayangkan Anda ingin merenovasi rumah, menambah ruang tamu agar cukup saat arisan keluarga besar. Apakah akan lebih efektif secara biaya untuk membongkar keseluruhan rumah, atau hanya membongkar ruang itu saja? Jelas, hal terbaik adalah mengubah yang Anda butuhkan saja, tapi banyak perusahaan saat ini yang ingin memanfaatkan tren teknologi, melakukannya dengan membongkar seluruh rumah. Satu area yang membuktikan hal ini adalah penerapan private cloud.
Cloud computing adalah salah satu tren utama TI saat ini, menjanjikan sumberdaya yang scalable dan fleksibel serta bisa menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi dalam perusahaan. Tapi karena banyak perusahaan masih khawatir dari sisi keamanan layanan pihak ketiga, mereka memilih untuk mengadopsi private cloud untuk mendukung aplikasi kritis dan menyimpan data sensitif.
Perusahaan yang lain masih ragu-ragu untuk menerapkan private cloud karena merasa hal itu akan menjadi investasi besar dari sisi infrastruktur. Tapi tidak semuanya harus dibongkar. Storage misalnya adalah bagian terbesar dari anggaran TI, tapi memanfaatkan storage yang sudah ada saat ini akan lebih efektif dalam menerapkan private cloud dan bisa mengurangi biaya secara signifikan. Ini menunjukkan adanya peluang untuk perbaikan, karena kebanyakan storage fisik saat ini kurang termanfaatkan.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada untuk menerapkan private cloud:
Manfaatkan storage sesuai permintaan
Efisiensi operasional yang terjadi dari cloud computing berasal dari adanya pengelolaan sumber daya terpusat yang mengalokasikan aset yang dibutuhkan sistem dan pengguna. Tapi ketika sudah tidak dibutuhkan lagi, sumber daya itu akan dikembalikan ke pusat agar bisa digunakan di tempat lain. Ini jauh lebih baik daripada terus-menerus membeli storage, seperti yang bisa dilakukan perusahaan secara tradisional. Ini juga menghemat waktu untuk menentukan kebutuhan storage di awal.
Manfaatkan SLA
Lebih dari kebutuhan storage adalah perlunya menyiapkan kebutuhan masa depan. Karena aplikasi yang berbeda memiliki prioritas yang berbeda, beberapa membutuhkan solid-state storage yang lebih mahal, sedangkan yang lain mungkin cukup dengan opsi yang lebih lambat. Pastikan bahwa Service Level Agreement (SLA) yang ada bisa memenuhi kebutuhan di masa depan untuk keperluan bisnis yang lain.
Terapkan storage berlapis
Data center saat ini memiliki efisiensi tinggi, oleh karena itu Anda harus bisa menghindari membayar lebih dari kebutuhan Anda. Beberapa data harus bisa tersedia lebih cepat melalui storage di lapisan teratas, sedangkan elemen lain di jaringan memiliki prioritas rendah. Menyimpan informasi yang tidak terlalu penting di lapisan yang rendah bisa membantu hemat biaya secara signifikan. Bagian penting dari proses ini adalah melakukn klasifikasi informasi yang ada di perusahaan, agar bisa dipisahkan dalam lapisan-lapisan yang tepat.
Perhatikan konsumsi
Cloud computing melibatkan sumberdaya terpusat, agar bisa dimanfaatkan secara optimal maka tingkat penggunaannya harus bisa terlihat dengan jelas. Saat Anda mempertimbangkan solusi cloud yang ada, pastikan bahwa mereka bisa terintegrasi dengan baik ke infrastruktur yang Anda miliki sekarang dan menyediakan kemampuan untuk melihat dengan jelas berapa besar konsumsi storage, sehingga Anda bisa memanfaatkan ruang yang tak terpakai. Lihat tingkat konsumsinya dari waktu ke waktu untuk memperkirakan kebutuhan dasar Anda.
Aktifkan Pelacakan Biaya
Cloud computing mensyaratkan kemampuan melacak penggunaan sumberdaya agar bisa diketahui pihak mana di dalam perusahaan yang menimbulkan biaya dari penggunaan sumberdaya itu, hal ini membutuhkan pengetahuan kepemilikan dan kemampuan manajemen konsumsi. Dengan banyakanya data yang digunakan dewasa ini, hal tersebut makin menjadi tantangan bagi perusahaan. Manfaatkanlah peranti manajemen terbaru yang bisa menyediakan fungsi chargeback untuk melancarkan performa private cloud.
Kendalikan penyebaran storage
Jumlah informasi yang dihasilkan saat ini bisa membuat kewalahan, menjadikan efisiensi sebagai prioritas utama. Salah satu elemen pengendalian penyebaran informasi adalah mengurangi biaya melalui metode seperti kompresi, pelapisan otomatis (auto tiering) dan pengarsipan. Sebagai tambahan, pertahankan akses yang dibutuhkan untuk informasi penting melalui teknologi backup dan deduplikasi untuk mencegah kehilangan data.
Saat perusahaan mempertimbangkan untuk pindah ke private cloud, transisinya bisa dilakukan dengan lebih lancar dan tepat-biaya dengan memanfaatkan kemampuan storage yang ada saat ini semaksimal mungkin. Sumberdaya yang ada saat ini bisa digabungkan dalam satu himpunan aset yang, digabungkan dengan peranti manajemen, akan mencegah mentalitas “sobek dan buang” serta memberikan fleksibilitas cloud pada bisnis Anda di lingkup yang aman tanpa harus membongkar seluruh rumah.













