Avaya: Era Digital Merevolusi Peran Contact Center

Reading time:
October 26, 2012

Avaya, penyedia sistem komunikasi perusahaan, memaparkan temuan terakhir dari Avaya Asia Pacific Customer Experience Index. Survei serupa telah dilakukan Avaya sejak tahun 2007 di bawah nama Contact Center Consumer Index. Tahun ini, Avaya melakukan survei di lima negara, termasuk Singapura, Australia, Selandia Baru, India, dan Jepang.

Avaya

Menurut hasil survei itu, 63% pelanggan di Asia Pasifik bersedia membayar lebih untuk layanan berkualitas, bahkan 41% responden mengaku beralih ke kompetitor akibat layanan yang tidak memuaskan. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus membenahi kualitas layanan yang mereka tawarkan melalui contact center mereka.

“Kita sekarang tinggal di era ‘Digital Citizen’ dengan jejaring sosial dan web yang terus berkembang,” tutur Ray Teske, Managing Director Avaya ASEAN. Ray menegaskan dalam tiga bulan terakhir sebanyak 17% pelanggan lari ke jejaring sosial untuk menyampaikan keluhan, sedangkan 60% lebih memilih untuk memecahkan masalah menggunakan situs perusahaan sebelum menghubungi agen layanan pelanggan.

Call center tidak lagi hanya berperan sebagai solusi bisnis, melainkan harus bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada,” jelas Endang Rachmawati, Country Director Avaya Indonesia. “Kami menawarkan solusi contact center yang memungkinkan perusahaan memantau pendapat pelanggan di jejaring sosial mengenai dirinya sendiri maupun para kompetitor.”

Perkembangan jejaring sosial tidak luput dari pertambahnya jumlah pengguna smartphone dan perangkat mobile pintar lainnya. Berdasarkan survei Avaya, 63% pelanggan di Asia Pasifik sudah memiliki smartphone. Angka tersebut turut mendongkrak jumlah pengguna aplikasi smartphone untuk layanan pelanggan, yaitu mencapai persentase 34%.

Maraknya penggunaan media sosial, web yang memungkinkan pelanggan untuk memecahkan masalahnya sendiri, dan aplikasi smartphone memberi warna baru dalam interaksi perusahaan dengan pelanggan. Ditambah dengan cara-cara lama, seperti menelepon atau mendatangi loket layanan, memperkaya variabel yang memungkinkan perusahaan untuk mengerti pelanggannya lebih jauh dan memberi layanan yang lebih sesuai.

“Bisnis apapun yang Anda bangun, Anda harus tetap fleksibel dalam menghadapi perubahan, mengerti apa yang diinginkan oleh pelanggan, dan mengetahui apa yang akan mereka lakukan,” ujar Ray.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…