[PR] Red Hat Tingkatkan Platform Virtualisasi Enterprise Dengan Rilis Baru

Reading time:
December 12, 2012

Red Hat logo High Res

Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 Tersedia Secara Global dengan Fitur-Fitur Baru yang Mencakup Skalabilitas, Jaringan dan Penyimpanan, Termasuk Integrasi ke Red Hat Storage

JAKARTA, Indonesia – 12 Desember 2012 – Red Hat, Inc. (NYSE: RHT), pemimpin global di bidang penyediaan solusi open source, telah mengumumkan peningkatan platform virtualisasi enterprise dengan ketersediaan globalRed Hat Enterprise Virtualization 3.1. Peluncuran 3.1 menjadikan Red Hat Enterprise Virtualization semakin di depan dengan fitur baru yang menarik untuk meningkatkan skalabilitas, administrasi pengguna dan manajemen antarmuka, jaringan, fungsi penyimpanan dan desktop virtual. Dengan peluncuran ini, Red Hat juga meningkatkan fleksibilitas untuk penggabungan Red Hat Enterprise Virtualization dengan portofolio lengkap Red Hat, termasuk platform Red Hat Storage dan Red Hat Enterprise Linux.

Red Hat Enterprise Virtualization merupakan satu-satunya infrastruktur virtualisasi open source mission-critical lengkap yang dirancang untuk pengguna perusahaan yang ada saat ini. Red Hat Enterprise Virtualization 3.0diluncurkan pertama kali pada bulan January 2012 dan menjadi tonggak sejarah industri yang signifikan. Produk ini menawarkan fitur, kinerja, skalabilitas dan penghematan biaya untuk enterprise. Dengan diperkenalkannya Red Hat Enterprise Virtualization 3.1, Red Hat Enterprise Virtualization yang berbasis Kernel Virtual Machine (KVM) hypervisor memegang 19 dari 27 standar kinerja SPECvirt_sc2010 (www.spec.org) yang diterbitkan, termasuk skor 2-socket dan 4 -socket terbaik dan skor 8-socket yang baru diterbitkan. Dengan biaya 50% hingga 70% lebih rendah dibandingkan dengan solusi lain, Red Hat Enterprise Virtualization juga menawarkan keuntungan yang signifikan.

Fitur-Fitur Tambahan Utama 3.1

Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 menggabungkan beberapa fitur utama baru. Untuk platform utamanya, 3.1 memungkinkan peningkatan skalabilitas mesin tamu virtual, kini dapat mendukung hingga 160 CPU dan memori hingga 2 terabyte per mesin virtual, dan meng-update KVM hypervisor untuk mendukung standar industri terbaru prosesor x86. Red Hat Enterprise Virtualization menggunakan basis yang sama dengan teknologi KVM hypervisor seperti Red Hat Enterprise Linux dan mempertahankan kompatibilitas ABI yang sama, sehingga memungkinkan fleksibilitas yang optimal dengan menggabungkan dua platform dari satu vendor yang sama.

Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 juga mencakup antarmuka pengguna yang diperbaharui, peningkatan portal administrasi web lintas platform, dashboard pelaporan yang diperbaharui, kemampuan jaringan baru dan peningkatan disk penyimpanan. Penggabungan preview teknologi migrasi penyimpanan langsung menambah fleksibilitas pemindahan file di disk mesin virtual antar domain penyimpanan tanpa harus mematikan mesin virtual. Portal power pengguna telah ditingkatkan dengan fungsi kuota sumber daya untuk memungkinkan self-service pengujian/pengembangan dan kasus penggunaan komputasi awan privat lainnya. Versi ini juga memiliki fitur peningkatan baru untuk kemampuan platform VDI, termasuk kebijakan baru autostart desktop virtual, peningkatan optimasi WAN dan peningkatan klien desktop virtual.

Dengan 3.1, Red Hat Enterprise Virtualization juga memperluas kemampuan lokalisasi dengan dukungan untuk bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Cina yang disederhanakan dan Jepang, memungkinkan penggunaan platform yang lebih luas lagi di seluruh dunia. 

Integrasi Penyimpanan Red Hat

Penambahan utama Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 adalah integrasi dengan Red Hat Storage, solusi perangkat lunak penyimpanan terbuka dan terukur Red Hat untuk pengelolaan data. Berdasarkan teknologi GlusterFSyang didapat Red Hat akuisisi Gluster, Inc. bulan Oktober 2011, Red Hat Storage Server 2.0 tersedia di seluruh dunia pada bulan Juni 2012, sehingga memberikan perangkat lunak penyimpanan terpadu dan terbuka bagi para pelanggan enterprise.

Red Hat Enterprise Virtualization 3.0 memiliki kemampuan untuk mengakses gambar/penyimpanan virtual melalui iSCSI, Fibre-Channel NFS atau pada penyimpanan lokal. Dengan Red Hat Enterprise Virtualization 3.1, fleksibilitas kini diperluas, sehingga pengguna dapat mengakses kumpulan penyimpanan bersama yang aman yang dikelola oleh Red Hat Storage. Selain menyediakan konstruksi utama untuk komputasi awan hybrid terbuka, integrasi ini juga menawarkan pengurangan biaya operasional perusahaan, perluasan portabilitas, pilihan infrastruktur, fleksibilitas, skalabilitas. ketersediaan, dan kekuatan inovasi berbasis komunitas dengan bantuan dari proyek oVirt dan Gluster terbuka. Kombinasi ini merupakan langkah pertama menuju visi Red Hat, terintegrasi dan terkumpulnya Red Hat Storage dan Red Hat Enterprise Virtualization yang melayani sumber daya komputer dan penyimpanan.

Ketersediaan

Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 tersedia secara global untuk pelanggan Red Hat yang berlangganan saat ini. Rilis trial 60 hari yang didukung sepenuhnya juga tersedia di www.redhat.com/promo/rhev3.

Kutipan Pendukung

Paul Cormier, president, Product and Technologies at Red Hat

“Red Hat Enterprise Virtualization merupakan platform utama dalam portofolio Red Hat yang memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk memanfaatkan kekuatan dari model pengembangan open source untuk mendorong inovasi dalam virtualisasi. Rilis 3.1 merupakan tonggak sejarah penting bagi produk tersebut karena memberikan fitur dan integrasi utama yang dicari oleh para pelanggan kami. Integrasi dengan produk Red Hat Storage, misalnya, membawa kemampuan penyimpanan virtual untuk perusahaan yang saat ini tidak tersedia dalam solusi virtualisasi tradisional.”

Robert Hurst, Caché Systems manager, Beth Israel Deaconess Medical Center

“Sebagai pengadopsi awal dari Red Hat Enterprise Linux, kami menikmati kerjasama kami yang mencakup pembelajaran, pengadopsian, migrasi dan menerapkan paket terbaru aplikasi Linux. Dan dengan virtualisasi KVM yang secara radikal mengubah landscape itu, sangatlah penting untuk tidak hanya sebuah alat manajemen yang andal, tetapi juga dapat bekerja dengan aset yang ada pada datacenter dan infrastruktur pendukung kami. Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 memenuhi kebutuhan itu dengan integrasi yang sangat lancar dan memungkinkan kami untuk memperluas penyediaan dan pengelolaan host di luar tim engineering system kami.”

Satinder Sethi, vice president, Data Center Solutions, Cisco

“Red Hat terus berinovasi dalam komunitas open source, dan dengan Red Hat Enterprise Virtualization 3.1, pelanggan mendapat penawaran berupa kemajuan penting dalam teknologi virtualisasi terbuka yang akan memungkinkan mereka untuk lebih mendorong efisiensi operasional dan mengurangi biaya untuk mengoperasikan data center mereka. Bersama-sama, Cisco dan mitra seperti Red Hat menawarkan kemampuan yang fleksibel dan terukur untuk beban kerja data center yang beragam dan kebutuhan bisnis mereka.”

Gerry Hackett, vice president, Server Platform Engineering, Dell

“Kami senang untuk terus mengembangkan hubungan kami dengan Red Hat dalam hal virtualisasi dan komputasi awan. Bagi pelanggan yang tertarik pada open source, Red Hat Enterprise Virtualization sesuai untuk sistem Dell dan memungkinkan kami untuk memberikan kinerja penuh, skalabilitas, fleksibilitas dan biaya yang hemat kepada pelanggan kami. Hal ini menjadikan lebih selangkah kedepan dengan tersedianya Red Hat Enterprise Virtualization 3.1 saat ini.”

Doug Fischer, vice president and general manager of Systems Software, Intel 

“Komitmen jangka panjang Intel untuk solusi berbasis standar terbuka secara konsisten memberikan kinerja dan skalabilitas yang memuaskan di lingkungan virtualisasi, dengan optimasi untuk kemampuan RAS dan Intel® Virtualization Technology. Organisasi/perusahaan dapat merujuk pada kombinasi Red Hat Enterprise Virtualization di server berbasis prosesor Intel® Xeon® untuk kinerja benchmark guna mendukung aplikasi-aplikasi mission-critical mereka.”

Maria Olson, Head of Global Alliances, NetApp

“Red Hat dan NetApp telah bekerjasama selama lebih dari satu dekade dalam memberikan kinerja, skalabilitas dan kelincahan bisnis yang lebih baik untuk pelanggan kami. Sebagai pemimpin yang diakui dalam penyimpanan untuk lingkungan virtual, NetApp berkomitmen untuk bekerja sama dengan para pemimpin industri seperti Red Hat untuk memungkinkan para pelanggan kami memilih solusi terbaik untuk lingkungan mereka. Perpaduan antaraRed Hat Enterprise Virtualization 3.1 dan NetApp® Data ONTAP®, sistem operasi storage nomor 1 di dunia, memberikan manfaat yang sangat baik untuk perusahaan/organisasi yang mencari solusi virtualisasi terbuka.”

Sumber Tambahan

Terhubung dengan Red Hat

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…