[PR] Fujitsu Menggelar “Document Solutions Day 2010” Pertama di Indonesia
Fujitsu membantu organisasi bisnis dan instansi pemerintah menghadapi tantangan keterbukaan informasi sekaligus menghema biaya
JAKARTA, 29 September 2010 – Fujitsu hari ini menggelar seminar dan pameran “Document Solutions Day 2010” yang pertama di Indonesia guna membantu organisasi bisnis dan instansi publik memenuhi tuntutan regulasi tentang keterbukaan informasi.

Document Solutions Day 2010 perdana ini mengambil tema “Meeting the challenge of information disclosure,” diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta yang dihadiri para pengambil keputusan TI di berbagai sektor. Seminar membahas regulasi keterbukaan informasi yang telah diundangkan pemerintah dan bagaimana solusi Fujitsu beserta para mitra membantu dalam memenuhi tuntutan tersebut.
“Agar organisasi bisnis atau instansi pemerintah mampu memberikan informasi secara terbuka kepada publik, dibutuhkan sistem pengelolaan informasi yang handal dan efektif, dimulai dari pengelolaan dokumen,” kata Achmad S. Sofwan, Chief Operation Officer Fujitsu Indonesia. “Fujitsu didukung para mitra diantaranya adalah Kofax, Microsoft, Prismatek, Symantec & Tata Solusi yang memiliki pengalaman luas dalam manajemen dokumen guna membantu pengguna menghadapi berbagai tantangan tuntutan regulasi keterbukaan informasi.”
Penerapan keterbukaan informasi akan berdampak pada bagaimana bisnis atau pemerintah mengelola informasi sepanjang daur hidupnya, mulai dari mengumpulkan, mencatat atau merekam, menyimpan, menyajikan hingga menghapus informasi tersebut. Dokumen merupakan salah satu sumber informasi penting sehingga pengelolaannya secara efektif dan efisien merupakan kunci keberhasilan penerapan keterbukaan informasi.
Tema-tema yang dibahas dalam seminar diawali dengan pemaparan kebijakan pemerintah terutama dari UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Selanjutnya, Fujitsu menjelaskan rangkaian solusi dan produk untuk mengantisipasi berbagai tantangan dalam mewujudkan keterbukaan informasi. Tema lainnya membahas solusi terkait perekaman, pengambilan dan penyimpanan data, manajemen data aktif, konversi dokumen untuk otomatisasi kantor dan perlindungan serta pemulihan sistem informasi.
Selain untuk memenuhi tuntutan regulasi, manajemen dokumen yang efektif dan efisien dapat membantu organisasi bisnis dan instansi pemerintah menghemat biaya dari pengurangan pemakaian kertas.















