[Review] Hansel and Gretel: Witch Hunters, Dari Dongeng Menjadi Festival Pembantaian

Reading time:
January 23, 2013
hg witch hunters poster01

Mengimajinasikan ulang sebuah dongeng klasik tampaknya menjadi tren yang semakin mewabah. Dongeng yang awalnya menghiasi masa kecil kita, kini mendapat sentuhan nuansa gelap dan plot yang lebih cocok dinikmati oleh konsumen dewasa. Dari Red Riding Hood pada 2011 hingga Snow White and the Huntsman tahun lalu, Hollywood menumbuhkan tren yang cukup menarik meski tidak selalu mendulang kesuksesan.

Tahun ini industri film kedatangan dua dongeng anak yang dikemas ulang. Bahkan, salah satunya sudah meluncur pada awal tahun ini, yaitu Hansel and Gretel: Witch Hunters. Berbeda dengan Snow White, film yang dibintangi Jeremy Renner (The Bourne Legacy) dan Gemma Arterton (Clash of the Titans) ini bukan sekadar modifikasi cerita, melainkan lanjutan kisah dua bersaudara tersebut setelah akhir dongeng aslinya.

hansel gretel witch hunters01

Setelah berhasil membakar dan menyudahi hidup penyihir yang menyergap mereka semasa kecil, Hansel dan Gretel tumbuh menjadi sepasang pemburu penyihir. Kehebatan keduanya pun tersiar ke seluruh negeri dan membawa mereka ke kota Augsburg. Satu per satu anak-anak di kota tersebut menghilang dan para penduduk menduga adanya campur tangan penyihir.

Dalam proses pencarian, Hansel dan Gretel berhasil membunuh seorang penyihir. Namun, jejak keberadaan anak-anak yang hilang tidak ditemukan. Setelah itu, mereka berhasil menangkap seorang penyihir yang secara implisit menjawab pertanyaan mereka mengenai keberadaan anak-anak tersebut. Yang mereka temukan ternyata lebih rumit dan membahayakan dibanding dugaan sebelumnya.

Dari dongeng anak menjadi festival pembantaian penyihir

Sutradara Tommy Wirkola (Dead Snow) dan penulis Dante Harper secara ekstrem mengubah kesan yang ditonjolkan oleh kedua karakter dongeng tersebut. Ketika Red Riding Hood dan Snow White and the Huntsman mendapat rating PG-13, Hansel and Gretel: Witch Hunters langsung melesat ke rating R. Adegan penuh kekerasan dan muncratan darah segar mendapat porsi yang cukup banyak dalam film ini. Bahkan, rasanya tidak sebanding dengan jumlah dialog yang disuguhkan.

hansel gretel witch hunters05 hansel gretel witch hunters06

Aksi kejar-kejaran yang seru, serta baku hantam yang dihiasi hentakan senjata dan sihir menciptakan pengalaman yang menegangkan. Menonton film ini mengingatkan saya akan Underworld: The Awakening yang juga dikemas dalam durasi yang sama. Komposisi antara aksi dengan dialog memang terasa timpang, tetapi justru itu yang membuat kedua film terasa seru dan (sayangnya) cepat berakhir.

Plot yang ditulis oleh Wirkola dan Harper terbilang cukup menarik dan membuat penasaran. Sebuah pengembangan cerita, lebih dari sekadar modifikasi. Cerita yang mereka tulis pun didukung oleh jajaran pemain yang sudah tidak asing dengan genre film ini. Selain Renner dan Arterton, Hansel and Gretel: Witch Hunters diramaikan oleh Famke Janssen sebagai tokoh penjahat utama, seorang penyihir bernama Muriel, dan Peter Stormare sebagai Sheriff Berringer.

hg witch hunters image01 hansel gretel witch hunters09

Meskipun porsi penampilan Stormare terhitung sedikit, kemampuannya dalam membawakan karakter berwatak jahat yang memancing emosi penonton kembali terbukti. Sayangnya, keberadaan karakter Berringer tidak terasa begitu penting sehingga talenta Stormare seperti tersia-siakan. Minimnya porsi penampilan karakter yang dimainkan Stormare pun mengingatkan saya akan perannya sebagai Lucifer dalam film Constantine. Sangat disayangkan.

hg witch hunters image04

Di luar itu semua, penampilan para pemain terbilang cukup prima dan menghasilkan sebuah tontonan yang sesekali membuat penonton meringis. Memang Hansel and Gretel: Witch Hunters terasa tidak cukup kuat untuk menjadi kandidat film terbaik tahun ini, tetapi setidaknya Wirkola menghasilkan tontonan yang menghibur.

Jika Anda berencana untuk menonton film ini, pertimbangkan kenyataan bahwa organ tubuh yang pecah, pemenggalan kepala, badan yang tercabik-cabik, dan semburan darah merupakan pemandangan yang harus Anda saksikan.

Tanggal rilis:
23 Januari 2013

Genre:
Action, fantasy, horror

Durasi:
88 menit

Sutradara:
Tommy Wirkola

Pemain:
Jeremy Renner, Gemma Arterton, Famke Janssen

Studio:
Paramount Pictures, MGM

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 31, 2026 - 0

Dune: Awakening Umumkan Expansion Gratis Blood and Ice

Dune: Awakening siapkan konten ekspansi gratis Blood and Ice untuk…
October 31, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Version 4.7 Bawa Kisah Penutup Planarcadia Arc

Honkai: Star Rail Version 4.7 akhirnya membawa kisah penutup dari…
October 31, 2026 - 0

Visa Gandeng MOONTON Untuk Perkuat Ekosistem Gaming Indonesia

Visa berkolaborasi dengan MOONTON sebagai Global Payment Partner M Series…
October 31, 2026 - 0

GameSir G7 Pro Controller Bawa Nuansa Vice City Dari GTA 6

GameSir luncurkan G7 Pro Sunset Boulevard dan Ocean Breeze, hadirkan…