BlackBerry Perkuat Jajaran Direksinya dengan Dua Veteran Industri Telco Terkemuka

Author
Cerira
Reading time:
February 10, 2013

Setelah mengganti nama perusahaan dari RIM menjadi BlackBerry dan menunjuk penyanyi Alicia Keys sebagai global creative director, BlackBerry kembali mengumumkan jajaran direksi baru yang akan memperkuat perusahaan asal Kanada tersebut. BlackBerry mengangkat 2 direksi baru, yakni Richard Lynch yang sebelumnya bekerja di operator Verizon Communications Amerika, serta Bert Nordberg yang pernah bekerja di Sony Mobile dan pernah menjabat sebagai presiden dan CEO Sony Ericsson.

blackberry z10 blackberry q10

Dengan penunjukan dua direksi baru tersebut yang lekat dengan dunia telko, BlackBerry tentu saja berharap bisa memulihkan kondisinya yang cukup turun peringkat karena ketatnya persaingan dunia smartphone dunia. Selain itu, dengan direksi baru tersebut, BlackBerry mencoba meredakan kekhawatiran para investor dengan kondisi perusahaan yang selama 3 tahun terakhir telah berjuang keras bertahan di tengah gempuran para kompetitor.

BlackBerry sendiri tengah mencoba memenangkan kembali para investor dan konsumennya dengan menghadirkan piranti terbarunya BlackBerry Z10 yang dijalankan dengan OS BlackBerry 10. Sejak diluncurkan pada 30 Januari lalu, smartphone terbaru tersebut cukup mendapat sambutan positif dengan angka permintaan yang cukup tinggi di Kanada dan Inggris. Disebutkan bahwa dengan pengangkatan 2 direksi baru tersebut diharapkan keduanta bisa menambahkan bakat dan pengetahuan mereka pada industri tersebut, kepada jajaran direksi BlackBerry. Jajaran dewan direksi BlackBerry sendiri terdiri dari 12 anggota dimana 10 di antaranya adalah anggota independen.

Dewan direksi RIM, terutama di hari-hari perusahaan tersebut berada pada hari-hari gelap selama beberapa tahun belakangan ini, mendapat kritikan bahwa perusahaan tersebut tidak representatif dalam meningkatkan bisnis global jika masih menggunakan eksekutif dari pendirian bisnis perusahaan Kanada tersebut. Mike Lazaridis dan Jim Balsillie, CEO RIM yang sudah menjabat dalam waktu yang lama dan juga menjadi ketua dewan direksi, disebut oleh banyak analis dan kritikus akan sangat sulit bagi anggota dewan direksi untuk menantang dua orang tersebut dalam mengarahkan strategi atau detail teknis dari produk-produk RIM. Balsillie dan Lazaridis mundur dalam transisi manajemen yang mengangkat Thorsten Heins menjadi CEO pada tahun 2012. Lazaridis masih menjadi ketua dewan, namun Stymiest turun dari jabatannya sebagai direktur demikian juga dengan Balsillie yang memilih untuk resign.

Dengan piranti terbarunya Z10, BlackBerry cukup mendapatkan respon positif sehingga menaikkan nilai sahamnya. Pada hari Kamis sore lalu, di Nasdaq, saham BlackBerry naik 2.7% menjadi $16.48 per saham. Saham tersebut naik lebih dari 25% pada penutupan hari Jumat, yakni $13.03, namun masih di bawah 2013 $18.32 yang segera dicapai begitu Z10 diluncurkan pada 30 Januari lalu. Namun begitu, dengan semua usahanya tersebut, saham BlackBerry hanya tersisa sekitar 90% jika dibandingkan tahun 2008 saat BlackBerry merajai pasar smartphone dunia yang saat itu mencapai nilai $150 per saham. CEO baru RIM pun berjanji untuk mengeksplor berbagai lisensi dan kesempatan kerjasama untuk pengadaan software baru, termasuk teknologi baru yang disebut mesin ke mesin dalam industri otomotif dan kesehatan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…