Kinect Fusion Membuat 3D Modeling Lebih Mudah dan Efisien

Reading time:
March 9, 2013
kinect fusion 5

Membuat model 3D bukanlah perkara yang mudah. Selain membutuhkan detil yang baik dari obyek yang dibuat, proses pembuatan model 3D memakan waktu yang cukup banyak. Namun teknologi saat ini sudah membuat proses pembuatan 3D menjadi lebih mudah dengan adanya berbagai perangkat pendukung. Salah satunya adalah software pendukung kamera Kinect yang bernama Kinect Fusion, yang sempat dipamerkan oleh Microsoft pada SIGGRAPH 2011 lalu kemudian dikembangkan untuk diperkenalkan kembali pada November 2012.

kinect fusion 4

Dengan menggunakan Kinect Fusion, yang diintegrasikan dengan kamera Kinect, dapat merekam sekaligus membuat render 3D model dari obyek yang diambil gambarnya menggunakan kamera Kinect. Yang perlu dilakukan oleh penggunanya adalah merekam benda apapun yang ingin dijadikan model, lalu Kinect Fusion akan menangkap benda tersebut untuk diubah menjadi model 3D pada komputer dengan lebih cepat dan cukup detil.  Selain itu, ketika hendak merekam gambar obyek yang kecil, terdapat opsi untuk menggerakkan bendannya sendiri atau tetap menggunakan sensor kamera Kinect.

kinect fusion 2

Selama ini kamera Kinect dianggap sebagai kamera statik yang harus diletakkan di satu tempat untuk performa yang lebih maksimal. Namun dengan adanya Kinect Fusion ini, kamera Kinect tersebut pun dapat digunakan seolah kamera pada umumnya untuk merekam atau mengambil gambar. Kinect Fusion ini diperkenalkan pada TechFest Technology Fair yang dikembangkan bersama Kinect for Windows dan Microsoft Research di Cambridge. Pihak pengembang sendiri juga mengatakan bahwa Kinect Fusion ini akan dirilis sebagai update untuk Kinect for Windows SDK.

(Sumber: Gizmag, Microsoft Research Blog)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…