Epiphany Eyewear, Smart Glasses dengan Desain Trendi

Author
Cerira
Reading time:
April 13, 2013

Google Glass memang tengah menjadi perbincangan meskipun belum akan tersedia di pasaran dalam waktu dekat ini. Banyak vendor yang kemudian mengikuti jejak Google dan mulai mempersiapkan piranti serupa, berlomba membenamkan teknologi yang berbeda dan tentunya desain yang beragam pula. Salah satu vendor yang ternyata telah siap dengan kacamata cerdas ini adalah Vergence Labs yang menghadirkan Epiphany Eyewear dengan kemampuan yang diklaim tak jauh beda dengan Google Glass, namun memiliki desain yang lebih trendi dan tidak terlihat seperti kacamata Star Trek.

epiphany eyewear

Vergence menciptakan kacamata cerdas ini selain dengan desain trendi, juga dengan membenamkan komputer di dalamnya. Komputer tersebut memberi tenaga pada  kamera video berdefinisi tinggi yang bisa digunakan untuk memotret atau merekam video. Komputer tersebut juga berisi software dan aplikasi yang akan memungkinkan penggunanya mengintegrasikan dengan piranti mobile untuk sharing pandangan mata dengan rekan-rekan pengguna. Jika mau, pengguna juga bisa menampilkan livestream videonya langsung ke wall Facebook.

Menurut pencipta dan chief executive Vergence, Erick Miller, meskipun dicap sebagai peniru Google Glass, namun Miller menyatakan bahwa ide dari Epiphani Eyewear ini sudah ada sebelum Google mengumumkan kacamata pintarnya tersebut, bahkan sebelum pendiri Google Sergey Brin memisahkan diri untuk memulai Project Glass dan Google X skunkworks team. Vergence didirikan pada Desember 2011 dimana tim di dalamnya yang berjumlah 7 orang telah mengerjakan proyek tersebut sejak Mei 2011. Menurut Miller, jika mengenakan Google Glass yang desainnya seperti aksesoris Star Trek tersebut bagaikan mengenakan konstum di wajah, maka Epiphany Eyewear sebaliknya, akan memperindah wajah penggunanya karena didesain dengan progresif yang menggabungkan bentuk dan fungsi. Desain Epiphany Eyewear memang terlihat lebih umum seperti kacamata fashion yang beredar di pasaran saat ini.

Lensa Epiphany Eyewear memiliki kualitas tinggi dengan lapisan yang akan melindungi pengguna dari sinar ultraviolet. Lapisan tersebut akan memblokir pantulan terpolarisasi yang berbahaya dan juga memiliki lapisan antirefleksi serta lapisan konduktif khusus yang memungkinkan listrik mengaktifkan kacamata tersebut agara mata tidak silau terkena sinar matahari. Dengan menekan tombolnya, pengguna langsung bisa mengubah kegelapan lensa, hidup dan mati.

Fitur yang dibenamkan termasuk dua aplikasi mobile yang bisa menghubungkan, streaming, menonton dan berbagi point-of-view video dari kacamata. Produk ini menggunakan arsitektur video yang terukur yang memungkinkan penggunanya berbagi video ke jejaring sosial atau server video di YouGen.Tv. Pengguna juga bisa menghubungkan kacamata ke piranti lain, seperti smartphone atau tablet, untuk mengupload video atau foto ke website. Optiknya sendiri mendukung lensa resep dokter sehingga siapa saja bisa mengenakan kacamata ini sesuai kebutuhan. Epiphany Eyewear juga bisa digunakan untuk merekam video, melakukan transcode, menyimpan dan kemudian melakukan streaming video tersebut.

Saat ini Epiphany Eyewear sudah mulai dalam tahap produksi masal dan Vergence sudah membuka preorder melalui websitenya. Kacamata pintar ini akan dijual dalam 3 kapasitas, yakni $299 dengan flash memory 8GB, $399 dengan kapasitas 16GB dan $499 dengan kapasitas 32GB.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…
June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…
June 17, 2026 - 0

Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio

Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun…