[PR] Teknologi Dynamic Whitelist Kaspersky Lab Raih Sertifikat ‘Approved Whitelisting Service’ dari AV-TEST

Reading time:
May 3, 2013

Jakarta, 3 Mei 2013

Teknologi Dynamic Whitelist Kaspersky Lab meraih sertifikat “Approved Whitelisting Service” menyusul pengujian independen yang dilakukan oleh lab riset AV-TEST. Terintegrasi ke dalam sejumlah solusi keamanan Kaspersky Lab, teknologi ini dirancang untuk melindungi komputer dengan bantuan database dari software terpercaya.

Kaspersky Lab adalah vendor pertama yang menerima sertifikat tersebut dari lab pengujian independen. Para ahli AV-TEST mengakui tingginya tingkat reliabilitas dan efisiensi teknologi tersebut.

image001

AV-TEST mengundang sejumlah perusahaan yang mengembangkan produk keamanan komprehensif dan solusi Whitelist khusus untuk ambil bagian dalam pengujian ini. Namun, Kaspersky Lab menjadi satu-satunya perusahaan yang setuju untuk diuji.

Keuntungan pendekatan Whitelist

Lebih dari 200 ribu sampel baru software berbahaya muncul setiap harinya di Internet. Oleh karena itu, demi memastikan komputer selalu aman lebih mudah dan lebih efisien untuk mengandalkan database program bersih dan terverifikasi dibanding terus-menerus memeriksa blacklist softwareberbahaya. Jelas bahwa program jahat akan selalu ada lebih banyak dibanding program biasa. Namun, reliabilitas Whitelisting bergantung pada kualitas implementasinya seperti jumlah database file yang diketahui, kecepatan operasi dan parameter penting lainnya.

Dalam pengujian yang berlangsung antara November 2012 dan Februari 2013 tersebut, teknologi Whitelisting Kaspersky Lab menjalani lima pengujian untuk melihat seberapa baik teknologi tersebut dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang berbeda. Parameter yang diuji termasuk Cakupan Database (Database Coverage), Kualitas, Kecepatan, Tingkat Identifikasi Salah (False Rate) dan kualitas mode operasi Default Deny.

Para ahli AV-TEST menggunakan database mereka sendiri yang berjumah sekitar 20 juta file dalam software populer. Untuk membuat kondisi pengujian semirip mungkin dengan kehidupan nyata, software dimuat (loaded) dari situs vendor dan sumber pihak ketiga dimana versi lama atau versi yang sudah dimodifikasi bisa didistribusikan.

Solusi Kaspersky Lab menunjukkan hasil yang mengesankan di keseluruhan lima pengujian. Pada temuan utama, terlihat bahwa database DyamicWhitelist Kaspersky Lab memiliki 97,5% dari seluruh software terkait sektor korporat dan 96% file software yang digunakan pengguna rumahan. Selain itu, solusi Kaspersky Lab tersebut memiliki “pengetahuan” atas semua file penting Windows 8. Ini artinya mode Default Deny juga mendukung Windows 8 selain versi Windows lainnya. Sistem ini tidak menghasilkan satupun identifikasi positif palsu (false positive) dimana seluruh file dan aplikasi yang bersih diidentifikasi dengan benar.

image002

“Para pakar telah lama menyadari bahwa melindungi komputer dengan menggunakan software whitelist merupakan metode yang andal dan menjanjikan, namun implementasi pendekatan Whitelisting bisa jadi berbeda antara satu vendor dengan vendor lainnya. Oleh karena itu kami sangatgembira menerima sertifikat AV-TEST karena ini artinya reliabilitas dan efisiensi solusi kami telah dipastikan oleh pakar independen. Evaluasi ini adalah rekomendasi bagus bagi klien mengingat apa yang ada di pasar,” terang Vladimir Zapolyansky, Director of Global Product and Technology Intelligence, Kaspersky Lab.

Database Dynamic Whitelist Kaspersky Lab berisi lebih dari 700 juta file unik yang selalu diupdate Kaspersky Lab dan lebih dari 300 partner vendor software.

Ini bukan pertama kalinya efektivitas teknologi Whitelisting Kaspersky Lab dikonfirmasi melalui analisis para pakar. Pada tahun 2011, lab pengujian independen, West Coast Labs, memberikan Kaspersky Lab penghargaan Platinum Product Award berdasarkan hasil pengujian mereka.

Teknologi Whitelisting terintegrasi di dalam produk rumahan Kaspersky Lab, Kaspersky Anti-Virus dan Kaspersky Internet Security. Teknologi ini jugatersedia di dalam solusi Kaspersky Endpoint Security for Business yang dirancang untuk melindingi workstation korporat.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…
October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…