Telinga Bionik Hasil 3D Printing dengan Kemampuan Mendengar Lebih Tajam

Reading time:
May 4, 2013
ear 1

Teknologi 3D printing yang semula digunakan sebatas untuk menciptakan benda mati kini telah dikembangkan lebih lanjut untuk makhluk hidup. Setelah kemarin kami sempat membahas teknologi 3D printing yang mampu memperbaiki sel tubuh manusia, baru-baru ini peneliti dari Princeton University membuat telinga manusia asli dari teknologi tersebut. Hanya saja, telinga ini bukanlah telinga biasa karena didesain khusus untuk dapat mendengar lebih baik dari telinga manusia pada umumnya.

Telinga bionik ini menggunakan teknologi bioprinting in hydrogel. Tahap awal pembuatannya dimulai dengan menggunakan program komputer terlebih dahulu untuk membongkar struktur telinga menjadi potongan tipis. Potongan tipis ini kemudian dicetak dengan 3D printer menggunakan sel yang didapat dari betis manusia, di mana cetakan ini kemudian membentuk tulang rawan, plastik dan partikel nano perak untuk membuat bentuk telinga manusia. Di dalam telinga cetakan ini terdapat sebuah antena yang sudah ditanamkan sebagai perangkat elektronik yang dapat membantu kemampuan mendengar jadi lebih baik.

Tujuan utama pembuatan telinga bionik ini adalah untuk membuat organ tubuh manusia yang tidak hanya sebagai pengganti organ yang rusak semata, tetapi juga membuat kemampuannya menjadi lebih baik. Telinga bionik ini, walau berhasil untuk dibuat, masih harus memasukki berbagai uji coba sebelum bisa diimplementasikan kepada pasien manusia.

(via Phys.org)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…