Tiru Samsung, LG Turunkan Harga TV OLED

Author
Ozal
Reading time:
August 30, 2013

Awal 2013 ini, dua raksasa elektronik asal negeri gingseng, LG dan Samsung saling berlomba untuk menjadi yang tercepat dalam meluncurkan TV OLED berlayar lengkung. Kini, keduanya berlombang menurunkan harga TV premium tersebut guna menarik minak pembeli lebih banyak lagi.

LG 2

Senin lalu, LG resmi mengumumkan, harga TV OLED layar lengkungnya untuk pasar Korea Selatan turun hingga 30 persen, dari 15 juta Won (Rp 147,26 juta) menjadi 10,9 juta Won (Rp 107 juta). Dua minggu lalu, Samsung telah lebih dahulu menurunkan harga hingga 34 persen, dari 15 (Rp 147,26 juta) juta Won menjadi 9,9 juta Won (Rp 97 juta) atau sedikit lebih murah dari LG.

Bukan hanya layar lengkung, TV OLED versi datar 55 inci pun turut diturunkan LG menjadi 9,9 juta Won (Rp 97 juta) dari sebelumnya 11 juta Won (Rp 107 juta). Pihaknya ingin semua jenis TV premiumnya itu dapat terjangkau bagi lebih banyak konsumen. Alasan serupa juga pernah diutarakan Samsung, dua pekan lalu.

LG juga mengumumkan akan mulai menjual TV OLED layar lengkung di Jerman pada pekan ini dan memasuki kuartal keempat untuk semua negara Eropa lainnya. Di Jerman, TV tersebut rencananya akan dibandrol lebih murah lagi dengan harga sekitar 8.999 Euro (Rp 88 juta) per unit.

Kendati demikian,  menurut analis, penurunan harga ini tidak sesuai dengan ongkos produksi yang tinggi untuk pembuatan sebuah TV OLED. Sekalipun model TV baru tersebut dijual hampir dua hingga tiga kali lipat lebih mahal dari harga TV LCD yang sama-sama berukuran 55 inci.

Ada margin keuntungan yang nantinya bakal berkurang bila produsen Korea itu bersikeras menurunkan harga TV OLED-nya. “Semakin banyak yang mereka jual, kerugian dalam segmen TV OLED juga semakin mendalam,” kata Kim Yang-jae, analis di Woori Investment & Securities, dilansir Wall Street Journal.

Menurut Kim, baik LG maupun Samsung mesti meningkatkan jumlah produksi layar OLED mereka guna mengurangi biaya produksi. “Seiring meningkatnya volume produksi layar OLED yang mulai meningkat, maka akan membantu mengurangi ongkos produksi. Ini juga menjadi taktik pemasaran yang penting bagi Samsung dan LG guna membentuk citra mereka sebagai pemimpin di pasar TV OLED,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, LG telah mencuri start dengan mengumumkan  akan mulai memproduksi massal TV OLED tahun depan nanti. Mereka berharap, pabrik LG di Paju, Provinsi Gyeonggi Korea Selatan mampu memproduksi 75 ribu lembar kaca OLED tiap bulannya dari sebelumnya hanya 26 ribu unit. Total investasi yang bakal dikeluarkan LG pun mencapai 700 miliar Won (Rp 6,4 triliun).

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…