[PR] Perusahaan Kurang Mendukung Kebijakan Keamanan IT

Reading time:
September 4, 2013

Jakarta, 4 September 2013 – Sekitar 60% pengambil keputusan IT perusahaan merasa kurangnya waktu dan biaya untuk mengembangkan kebijakan keamanan IT. Akibatnya, lebih dari separuh perusahaan merasa tidak memiliki proses sistematis dan terorganisir secara baik untuk menghadapi ancaman IT. Hal ini terungkap dari survei Global Corporate IT Security Risks 2013 yang dilakukan oleh B2B International untuk Kaspersky Lab pada April 2013 lalu dengan responden perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

image001-2

Kondisi yang paling meresahkan terlihat di sektor pendidikan dimana hanya 28% institusi pendidikan yakin investasi mereka di bidang kebijakan keamanan IT sudah cukup baik. Yang lebih mengherankan, hanya 34% pemerintah dan badan pertahanan di dunia yang disurvei menyatakan bahwa mereka memiliki waktu dan tenaga yang cukup baik untuk mengembangkan kebijakan keamanan IT. Sisa responden lainnya berada dalam keadaan bahaya karena bisa kehilangan informasi pemerintahan yang sangat rahasia.

Di sisi lain, bahkan dengan hanya satu kebijakan saja, misalnya dengan menerapkan kebijakan keamanan IT untuk perangkat mobile, bisa secara signifikan mengurangi risiko yang dibawa smartphone dan tablet ke dalam lingkungan IT perusahaan. Survei menunjukkan bahwa hampir separuh perusahaan yang disurvei tidak memiliki kebijakan seperti di atas. Bahkan di perusahaan yang telah menerapkan kebijakan keamanan perangkat mobile, sumber daya yang dimilikinya masih kurang. Separuh perusahaan menyatakan kurangnya peningkatan anggaran keamanan IT, sementara 16% perusahaan mengeluhkan ketiadaan anggaran ekstra untuk keamanan IT.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 91% perusahaan mengalami setidaknya satu kali insiden keamanan IT eksternal, dan 85% responden melaporkan insiden internal dalam kurun 12 bulan terakhir. Insiden seperti ini bisa mengakibatkan kerugian finansial dan rusaknya reputasi perusahaan. Kerugian yang ditimbulkan bisa melebihi biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan tools keamanan IT yang bisa membantu perusahaan menghindari bocornya data-data penting, downtime, dan biaya tak terduga lainnya. Inilah alasan betapa pentingnya investasi dalam hal keamanan infrastruktur IT perusahaan.

Satu insiden fatal bisa mengakibatkan kerugian rata-rata sebesar US$649.000 bagi perusahaan besar, sementara untuk perusahaan kecil dan menengah nilainya mencapai US$50.000. Serangan tertarget yang mencapai sasaran bisa mengakibatkan kerugian hingga US$2,4 juta bagi perusahaan, yaitu kerugian finansial langsung dan biaya tambahan lainnya.

Namun demikian, masih banyak perusahaan yang tidak menyadari tingginya risiko dan kerugian akibat insiden keamanan seperti gambaran di atas. Survei memperlihatkan bahwa seperempat perusahaan yang disurvei masih menganggap masalah keamanan “hanya terjadi pada perusahaan lain.” Sementara 28% perusahaan beranggapan bahwa biaya untuk melindungi perusahaan dari kejahatan cyber lebih dari dari potensi kerugian akibat kejahatan cyber.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…
October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…