Mungkinkah Bos Cantik Yahoo Blunder Pilih Logo?

Author
Ozal
Reading time:
September 9, 2013
yahoo 1

Beberapa hari lalu, Yahoo telah meluncurkan logo baru Yahoo yang diharapkan dapat menarik sebagian besar pengguna Internet. Namun tampaknya, CEO Yahoo Marissa Mayer telah salah memilih logo yang merupakan hasil dari kompetisi desain pada Agustus lalu. Itu merujuk pada beberapa survei yang dilakukan periset pasar terhadap animo pengguna Internet soal peluncuran logo tersebut.

Menurut survei yang dilakukan kelompok periset pasar Survata terhadap 400 responden, tiga perempat pengguna Internet lebih memilih logo lama Yahoo ketimbang yang baru. Demikian juga polling yang dilakukan Polar terhadap seribu responden. Pihaknya menemukan, ada sekitar 2:1 pengguna lebih memilih logo lama Yahoo.

Dalam sebuah postingan di blognya, Mayer sempat menjelaskan, Ia bersama timnya ingin tampilan logo terlihat lebih segar dan menempel dalam sejarah industri merek. “Kami ingin logo Yahoo masih tetap setia pada dasar kami, yakni unik, ungu, dan dengan tanda seru. Perubahan logo ini juga memperlihatkan evolusi dari produk kami,” ungkap Dia.

yahoo

Dilansir Mashable, direktur strategi merek di Landor Associates, Martin Bishop berpendapat, Yahoo tidak lagi selalu dianggap sebagai “ujung tombak” dalam industri Internet. Bahkan menurut Bishop, apapun yang dilakukan Yahoo, termasuk perubahan logo pasti bakal berujung ke pengkritikan.

Yahoo pun, lanjut Bishop, telah kehilangan kesempatan meraih perhatian pengguna dalam pengenalan logo baru. Padahal tujuan dari pengenalan itu, Yahoo ingin menunjukan kepada pengguna bahwa mereka punya identitas baru yang kuat. Bishop juga memprediksikan, logo baru itu kemungkinan akan berumur pendek. Sebab, tidak semua pengguna tidak berpikir positif terhadap logo yang lebih ramping dan tinggi serta huruf “O” dibuat lebih besar ini.

Pengenalan logo ini tampaknya juga tidak begitu mendapat perhatian yang cukup signifikan di microblogging Twitter. Menurut laporan yang dibuat perusahaan analis Twitter, Crimson HexagYahoo menunjukan, Yahoo yang hingga saat ini memiliki 700 juta pengguna aktif dan tersebar di 60 negara itu, hanya memperoleh sekitar 28 ribuan tweet pengguna tentang logo baru dalam waktu 12 jam.

Bahkan, Preshit Deorukhtar, editor desain publikasi di Beautiful Pixels dalam kicauannya sempat mengkritik logo tersebut. “Sebuah logo yang buruk merupakan semua hal yang diperlukan Yahoo! agar membuat semua orang membicarakannya,” kata Prenshit.

Sumber: Mashable

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…