Samsung Kibarkan Bendera Putih Perang Paten di Eropa

Author
Ozal
Reading time:
October 23, 2013

Raksasa pembuat smartphone asal Korea Selatan, Samsung mengatakan, akan segera menghentikan sengketa perang paten melalui pengadilan di beberapa negara di Eropa dengan para pesaingnya untuk jangka lima tahun ke depan.

Samsung

Bendera putih ini Samsung kibarkan mengingat pihaknya telah menghadapi denda yang sangat besar akibat pertempuran paten di meja hijau, terutama dengan pihak Apple dalam beberapa tahun terakhir ini. Sebelumnya, Samsung sempat melayangkan tuntutan hukum ke Apple atas sejumlah pelanggaran paten ke pengadilan di Eropa. Dengan begitu, perusahaan tersebut bisa menghindari denda yang mungkin bisa mencapai US$ 18,3 miliar, bila Samsung kalah dari pesaingnya.

“Samsung telah menawarkan diri untuk menjauh dari perkara paten penting standar (SEP) seluler untuk jangka waktu lima tahun terhadap setiap perusahaan yang setuju untuk kerangka perizinan paten tertentu,” kata pihak Komisi Eropa, dilansir BBC.

Paten penting standar (SEP) sendiri mengacu pada penemuan yang diakui sebagai paten penting untuk menjadi standar teknologi industri. Sehingga, perusahaan manapun bisa memakai paten tersebut. Sebagai contoh bentuk SEP, yakni standar jaringan data 3G, format kompresi video yang ada di Youtube H.264, disk Blu-Ray, dan Adoba Flash Player.

Sebelumnya, Komisi Eropa menuduh tuntutan pelanggaran paten SEP yang dilayangkan Samsung, dikhawatirkan bisa merusak antitrust Uni Eropa. Pihaknya juga khawatir adanya praktek anti persaingan bila sengketa dimenangkan Samsung dan yang kalah mesti menarik produk tertentu dari suatu negara. Kasus ini pernah terjadi di Motorola Mobility.

“Menegakan hak paten melalui pengadilan bisa-bisa saja. Namun, ketika paten standar penting (disengketakan), pelanggaran mesti dicegah agar penetapan paten standar bisa bekerja dengan baik dan konsumen pun tak mesti mendapat konsekuensi negatif dari apa yang disebut perang paten,” kata wakil presiden Komisi Eropa untuk urusan kebijakan persaingan, Joaquin Almunia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 19, 2026 - 0

ARC Raiders Kembali Buka Pendaftaran Untuk Expedition

ARC Raiders kembali membuka pendaftaran untuk pemain end game yang…
April 17, 2026 - 0

Console Legendaris NeoGeo AES Kembali Dirilis Oleh SNK

SNK bersama Plaion kembali rilis console legendaris NeoGeo AES dengan…
April 17, 2026 - 0

Subnautica 2 Hapus Nama Krafton Dari Kolom Publisher di Steam

Setelah Krafton kalah dalam proses peradilan terkait drama Subnautica 2,…
April 17, 2026 - 0

Windrose Berhasil Terjual 500 Ribu Copy Dalam 2 Hari

Baru 2 hari semenjak mulai early access, Windrose telah berhasil…