Mesin Cerdas Pemecah Kode CAPTCHA Berhasil Diciptakan

Author
Ozal
Reading time:
October 31, 2013
captcha

Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart atau lebih populer disebut CAPTCHA menjadi standar penting dalam mengakses semacam formulir online. Pengguna internet diminta untuk menyalin satu atau dua kata unik yang ada di kolom guna memastikan, mereka bukan spambot atau sistem, melainkan manusia. Namun apa jadinya, bila ada mesin canggih yang dapat menuliskan kode CAPTCHA tersebut?

Itulah yang sekolompok peneliti di Vicarious AI katakan bahwa mereka mampu melakukannya. “Kami ingin menunjukan bahwa kami telah mengambil langkah pertama menuju sebuah mesin yang dapat bekerja seperti otak manusia dan kita berada di tempat terbaik di dunia untuk melakukan penelitian kecerdasan buatan,” kata Scott Phoenix, salah satu pendiri Vicarious AI, seperti dilansir dari Reuters.

Phoenix mengatakan, pihaknya mengembangkan algoritma pemecah kode CAPTCHA bukan untuk tujuan jahat dan tidak berniat menjualnya ke pihak yang tak bertanggung jawab. Mereka berharap, teknologi yang dikembangkannya ini dapat diterapkan di bidang, seperti kedokteran, robotika, dan mesin pencari. Atau mungkin, mampu menciptakan teknologi optik pengenalan karakter (OCR) paling canggih yang pernah dibuat.

“Jika mereka berhasil menggunakannya, itu bisa meningkatkan kehandalan OCR yang digunakan oleh banyak bank untuk memindai cek dan IRS (badan pemerintah pengumpul pajak) dapat membaca dokumen cek yang telah dipindai,” kata Karl Groves, pengembang website independen yang salama setahun telah melacak berbagai penelitian yang mampu memechkan kode CAPTCHA.

Sekedar catatan, ini bukan pertama kaliya para ilmuwan komputer telah berhasil memecahkan kode CAPTCHA melalui program khusus. Namun Vicarious mengatakan, teknik yang mereka gunakan lebih handal dan lebih berguna dari penelitian terdahulu. Mereka beralasan, tidak memerlukan data uji coba yang begitu banyak untuk mengenali huruf dan angka secara konsisten dan tidak mamakan daya komputasi. Yang Vicarious lakukan ialah dengan membuat semacam sistem persepsi visual yang dapat meniru kemampuan otak manusia untuk memproses informasi visual dan mengenali objek.

“CAPTCHA telah ada sejak tahun 2000 dan sejak 2003 sudah bermunculan banyak klaim bahwa komputer dapat memecahkan kode angka dan huruf CAPTCHA. Namun, CAPTCHA telah menggunakan sesuatu yang lain, seperti menggunakan gambar dan hanya manusia yang dapat mengidentifikasinya,” Luis von Ahn dari Carnegie Melion Universty sekaligus salah satu pencipta CAPTCHA. Pada 2009, startup teknologi reCAPTCHA yang Ahn dirikan, dijual ke Google.

Sementara itu, Google membuat reCAPTCHA miliknya dengan menggunakan kata-kata yang berasal dari berbagai buku tua dan publikasi lainnya yang sulit untuk didigitalisasi. “Jika Anda benar-benar dapat memcahkan reCAPTCHA Google, Anda mesti mendigitalisasi buku-buku tua itu terlebih dahulu,” kata Greg Mori, seorang ilmuwan komputer dari Simon Fraser University.

CAPTCHA sendiri dibuat untuk mencegah bot menciptakan ratusan bahkan ribuan akun email yang kemudian digunakan untuk mengirim email spam ke banyak pengguna email lain. Saat ini, keberadaan CAPTCHA bukan hanya di email saja, melainkan beberapa website, seperti jejaring sosial, forum, survei data, hingga penyedia berbagi file.

Kendati demikian, keberadaan CAPTCHA juga menimbulkan kontroversi bagi banyak pengguna internet yang merasa keberatan. Bahkan, tak sedikit dari mereka menemukan kode CAPTCHA yang sulit untuk disalin di dalam kolom CAPTCHA dan terus me-refresh ulang agar kodenya berubah menjadi sesuatu yang gampang ditiru.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…
July 24, 2026 - 0

CEO SK Hynix Beri Peringatan, Krisis Memori Terburuk Diprediksi Terjadi di 2027

CEO SK Hynix memprediksi 2027 menjadi tahun terburuk bagi pasokan…