CEO Acer Mengundurkan Diri

Author
Ozal
Reading time:
November 14, 2013
Acer

JT Wang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO raksasa produen PC, Acer. Posisinya akan digantinkan oleh Presiden Acer, Jim Wong. Wong akan menjalankan tugasnya sebagai CEO baru acer pada awal tahun depan nanti.

“Ini saatnya bagi saya untuk menyerahkan tanggung jawab kepada tim kepemimpinan baru untuk menuju era yang baru,” kata Wang dalam sebuah pernyataan, setelah Acer mengalami kerugian kuartal ketiga mencapai US$ 446 juta, dilansir dari PC World. Angka itu merupakan kerugian terbesar sepanjang sejarah Acer berdiri.

Wang sendiri memulai mengemban tugasnya sebagai CEO sejak 2005 silam dan telah mengabdi di Acer lebih dari dua dekade. Namun, memasuki periode 2008 hingga 2011, Ia menjabat CEO di Gianfranco Lanci. Setelah masa itu akhirnya Wang kembali lagi ke Acer untuk menghidupkan bisnis pasar PC.

Sementara Jim Wong telah berada di Acer selama puluhan tahun setelah bergabung pada 1986. Dalam hal strategi, Wong lebih ingin agar Acer dapat lebih fokus menciptakan berbagai produk inovatif seperti yang dilakukan Samsung daripada berfokus menstabilkan pangsa pasar saja.

acer 2

Seiring dengan kepergian Wang dan penderitaan kerugiaan besar-besaran, Acer berencana untuk memotong jumlah karyawan hingga tujuh persen. Acer berharap, pengurangan jumlah SDM-nya dapat menghasilkan penghematan tahunan perusahaan mencapai US$ 100 juta mulai 2014.

Sayangnya, biaya yang mesti dikeluarkan Acer dari pengurangan jumlah staf yang tidak sedikit ini, diprediksikan akan memakan biaya mencapai US$ 150 juta. Pasalnya, pihak Acer mesti mengeluarkan paket biaya pesangon dan menghentikan rencana produk baru yang digarap oleh karyawan yang diberhentikan tersebut.

Selain itu, sebuah komite penasihat internal Acer menyarankan, perubahan strategi baru perusahaan, sebaiknya menungggu persetujuan dari dewan direksi Acer. Rencananya, Acer ingin lebih banyak lagi memperkenalkan produk yang lebih kompetitif dan menggairahkan dibanding PC, yakni smartphone dan tablet. Itu dilakukan untuk menstabilkan pangsa pasar yang dimiliki Acer.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…
June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…
June 17, 2026 - 0

Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio

Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun…
June 16, 2026 - 0

Assassin’s Creed Shadows Berikan Update Konten Terakhirnya

Ubisoft mengungkap detail update gratis terakhir Assassin’s Creed Shadows, Black…