Smartphone Bikin Orang Makin Sering Berbelanja

Author
Ozal
Reading time:
November 16, 2013
Belanja

Referensi yang didapat di dunia maya melalui smartphone-nya, membuat pengguna makin sering berbelanja di berbagai ritel terdekat selama musim liburan. Demikian hasil survei tahunan yang dikeluarkan Deloitter terhadap tren dan niat belanja selama masa liburan.

Secara keseluruhan, kepemilikan smartphone telah meningkat menjadi 61 persen dari 42 persen pada dua tahun lalu. Perempuan, generasi muda, dan rumah tangga berpenghasilan kurang dari US$ 100.000 menunjukan pertumbuhan paling signifikan. Data menunjukan, enam dari 10 perempuan yang disurvei telah memiliki smartphone sendiri. Angka itu naik dari 46 persen pada tahun lalu.

Pengecer atau penjual pun dapat dengan mudah memperluas basis konsumennya melalui perangkat mobile. Pasalnya, di antara pemlik smartphone, hampir 70 persen responden berencana untuk menggunakan perangkat mobile mereka untuk berbelanja di musim liburan. Dari konsumen ini, 56 persen menggunakan smartphone untuk mencari lokasi toko, 54 persen untuk memeriksa atau membandingkan harga, dan 47 persen untuk memperoleh informasi produk yang dibelinya.

Survei tersebut juga menunjukan, sebagian besar konsumen menggunakan tablet mereka untuk referensi berbelanja. Di antara 36 persen responden telah memiliki tablet dan hampir dua per tiganya menggunakan tablet sebagai referensi untuk berbelanjang selama musim liburan tahun ini.

“Saat ini, mayoritas konsumen juga telah memiliki smartphone maupun tablet sendiri. Kedua perangkat itu telah mengubah cara dalam berinteraksi dengan merek produk,” Alison Paul, Vice Chairman Deloitte, dilansir dari Celullar News.

Kendati demikian, meski penggunaan smartphone telah memainkan peran penting untuk berbelanja selama musim liburan tahun ini, namun 37 persen dari mereka masih leih memilih untuk datang langsung ke toko daripada mengeceknya terlebih dahulu melalui online. Enam dari 10 konsumen merasa lebih terhubung langsung dengan penjualnya bila pergi ke toko, seperti mendapat informasi harga yang jelas dan informasi ketersediaan dari produk itu sendiri di toko.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…