[PR] Trojan Baru Neverquest Incar Pengguna Layanan Online Banking di Seluruh Dunia

Reading time:
November 29, 2013

Apa Yang Akan Terjadi Menjelang Natal?

Jakarta, 26 November 2013 – Kaspersky Lab mencatat beberapa ribu percobaan untuk menginfeksi komputer yang digunakan untuk online banking menggunakan program berbahaya yang diklaim pembuatnya bisa menyerang “bank apapun di negara manapun”, Trojan Neverquest. Trojan Neverquest mendukung hampir semua trik yang digunakan untuk melewati sistem keamanan online banking: penginjeksian web, mengakses sistem dari jarak jauh, rekayasa sosial dan lain-lain. Mengingat kemampuannya untuk memperbanyak diri, diperkirakan akan terjadi kenaikan tajam jumlah serangan yang terkait dengan Neverquest, dan bisa mengakibatkan kerugian finansial bagi pengguna di seluruh dunia.

Minggu-minggu menjelang libur Natal dan Tahun Baru biasanya adalah saat dimana kegiatan malware cukup tinggi. Per awal November telah ada contoh dimana muncul postingan-postingan di forum hacker yang membahas penjualan dan pembelian database untuk mengakses rekening bank serta dokumen-dokumen lain yang digunakan untuk membuka dan mengelola rekening tempat uang curian disimpan. Neverquest bahkan telah lebih dahulu muncul di pasar: pada Juli tahun ini muncul sebuah iklan yang menyatakan pengiklan mencari partner untuk bekerja dengan Trojan tersebut pada server milik sekelompok penjahat cyber, dengan dukungan mereka.

Sergey Golovanov, Principal Security Researcher, Kaspersky Lab, menyatakan, “Setelah menyelesaikan beberapa kasus kriminal yang berhubungan dengan pembuatan dan penyebaran malware yang digunakan untuk mencuri data situs bank, beberapa ‘lubang’ (holes) muncul di pasar gelap. Para pelaku pemula berusaha mengisi ‘lubang’ ini dengan teknologi dan ide-ide baru. Neverquest adalah salah satu ancaman yang bertujuan menjadi Trojan teratas yang sebelumnya ditempati oleh program-program seperti Zeus dan Carberp.”

Neverquest mencuri username dan password rekening bank serta semua data yang dimasukkan pengguna ke laman situs bank yang telah dimodifikasi. Pelaku menggunakan skrip khusus untuk Internet Explorer dan Firefox untuk memfasilitas pencurian ini. Hal ini memberikan Neverquest kendali atas koneksi browser menggunakan command server pelaku ketika malware membuka situs-situs dari 28 situs yang ada di dalam daftar, termasuk situs bank-bank besar dunia—seperti situs bank-bank di Jerman, Italia, Turki, dan India—serta sistem pembayaran online ternama. Fungsi lain yang dimiliki malware ini membantu pelaku mengganti daftar target bank mereka dan mengembangkan kode yang akan dimasukkan ke situs baru yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar target mereka.

Dari seluruh situs yang menjadi sasaran Trojan ini, situs dana investasi atau pengelola keuangan (investment fund) sepertinya menjadi target utama. Situs seperti ini menawarkan klien mereka daftar panjang cara untuk mengelola keuangan secara online. Hal ini memberi peluang bagi pelaku untuk mentransfer dana tunai ke rekening mereka sendiri serta untuk bermain saham, menggunakan rekening dan uang korban Neverquest.

Setelah mendapat akses ke rekening pengguna dengan sistem online banking, para pelaku melakukan transaksi dan mengirim uang dari rekening pengguna ke rekening pelaku atau ke rekening korban lain, untuk mengecoh agar jejaknya tidak mengarah langsung ke pelaku.

Pola Penyebaran Neverquest
Pola Penyebaran Neverquest

Untuk menghadapi ancaman seperti Neverquest dibutuhkan perlindungan yang lebih dari sekadar antivirus standar; pengguna membutuhkan solusi khusus yang mengamankan transaksi mereka. Secara khusus, solusi tersebut harus mampu mengontrol proses browser yang sedang berjalan dan mencegah manipulasi apa pun yang dilakukan aplikasi lain.

Versi lengkap dari artikel ahli terkait Neverquest bisa dibaca di securelist.com

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 31, 2026 - 0

Dune: Awakening Umumkan Expansion Gratis Blood and Ice

Dune: Awakening siapkan konten ekspansi gratis Blood and Ice untuk…
October 31, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Version 4.7 Bawa Kisah Penutup Planarcadia Arc

Honkai: Star Rail Version 4.7 akhirnya membawa kisah penutup dari…
October 31, 2026 - 0

Visa Gandeng MOONTON Untuk Perkuat Ekosistem Gaming Indonesia

Visa berkolaborasi dengan MOONTON sebagai Global Payment Partner M Series…
October 31, 2026 - 0

GameSir G7 Pro Controller Bawa Nuansa Vice City Dari GTA 6

GameSir luncurkan G7 Pro Sunset Boulevard dan Ocean Breeze, hadirkan…