Notebook Layar Sentuh Kian Diminati?

Author
Ozal
Reading time:
December 5, 2013
Notebook

Notebook berlayar sentuh, tampaknya menjadi alternatif baru bagi pengguna PC yang tak ingin menggantikan notebook dengan tablet. Meski dilanda kehawatiran karena kian membludaknya pasar tablet dalam setahun terakhir ini, tetapi pasar notebook berlayar sentuh diperkirakan akan tumbuh 11 persen selama 2013 ini.

Setidaknya hingga akhir tahun ini, menurut laporan terbaru yang dikeluarkan oleh periset pasar komputer NPD Display Search, sebanyak 19,8 juta unit notebook jenis tersebut bakal terjual. Bahkan pada 2017 mendatang akan terjadi pertumbuhan penjualan sebesar 40 persen menjadi 64,2 unit notebook layar sentuh.

Selama semester pertama tahun ini saja, pengirimanan notebook berlayar sentuh ke seluruh dunia telah mencapai 6,2 juta unit. Angka itu mewakili 7 persen dari keseluruhan pangsa pasar notebook dari semua jenis. Dari angka itu, notebook layar sentuh versi standar tetap menjadi paling laku dengan terjual sebanyak 4,5 juta unit. Sementara Notebook ultra-slim yang juga berlayar sentuh, terjual 1,7 juta unit.

NPD mengatakan, notebook layaran sentuh keluaran Asus menjadi produk teratas yang paling diincar konsumer, lalu diikuti oleh Lenovo, Acer, HP, dan Sony. Kelima vendor tersebut tersebut, diamping mulai fokus mengeluarkan tablet besutannya, namun di satu satu, pasar notebook tetap menjadi salah satu bisnis mereka yang masih menjanjikan.

“Notebook dengan antarmuka sentuh akan menjadi semakin umum di semua perangkat mobile, namun, itu hanya masalah waktu sebelum tekologi tersebut juga akan menjadi lebih umum di Notebook,” ujar Richard Shim, analis senior di NPD DisplaySearch, seperti dilansir dari Cellular News.

Kendati demikian, Shim menambahkan, penetrasi notebook layar sentuh di pasar PC masih terbilang sedikit. Harga premium, masih awamnya pengguna tentang layar sentuh, dan masalah ketertarikan pengguna, menurut Shim, menjadi penghambat pasar notebook tersebut. “Layar sentuh di notebook, tampaknya kurang intuitif daripada yang ada di perangkat tablet yang memang memiliki interaksi sentuhan yang lebih cocok,” imbuhnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…
July 24, 2026 - 0

CEO SK Hynix Beri Peringatan, Krisis Memori Terburuk Diprediksi Terjadi di 2027

CEO SK Hynix memprediksi 2027 menjadi tahun terburuk bagi pasokan…