[PR] TK Islam Al-Azhar 22 Semarang Juarai “IT Makeover Contest Asia Pacific”
Jakarta – 17 December 2013 – TK Islam Al-Azhar 22 Semarang berhasil menjuarai “IT Makeover Contest Asia Pacific” setelah mengalahkan 8 finalis lainnya dari Asia Pasifik yang berasal dari Australia, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
![[PR] TK Islam Al-Azhar 22 Semarang Juarai “IT Makeover Contest Asia Pacific” 1 DSCN1695](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2013/12/DSCN1695.jpg)
TK Islam Al-Azhar 22 Semarang dalam kontesnya menggambarkan keuntungan lembaga pendidikan anak usia dini dalam menumbuhkembangkan keterampilan dan akses kepada teknologi terkini, dimana visi pengajaran dalam menciptakan bangsa yang maju harus dimulai dengan pengenalan teknologi di lingkungan penyedia pendidikan sehingga sekolah yang dapat menciptakan kolaborasi antar staf pengajar dan murid secara efektif.
Atas prestasinya ini, TK Islam Al-Azhar 22 Semarang menerima paket senilai total US$15,000 dari Microsoft, yang terdiri atas perangkat komputer yang dilengkapi dengan Windows 8 Pro, Office 365, serta berbagai layanan dan dukungan Microsoft untuk meningkatkan dan memodernisasi fasilitas TI di TK Islam Al-Azhar 22 Semarang.
Lucky Gani, Business Group Head, Windows Division, Microsoft Indonesia menjelaskan bahwa IT Makeover Contest Asia Pacific dimulai pada bulan Mei 2013 lalu bertujuan untuk mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) dalam berbagai bidang termasuk organisasi penyedia pendidikan di kawasan Asia Pasifik untuk mengembangkan kinerja TI dalam menggunakan teknologi dalam proses manajemen bisnis dan operasional kegiatan usaha yang semakin kompleks.
Dari ratusan peserta di seluruh Asia Pasifik, terpilih sembilan finalis termasuk dari Indonesia, dimana kedelapan finalis lainnya adalah para pemenang dari negara masing-masing. Para finalis tersebut memiliki latar belakang berbeda-beda seperti pembuat kerajinan tangan, solusi TI, penyedia alat pertanian, produsen makanan/minuman, penyedia logistik, jasa keamanan hingga penyedia pendidikan seperti TK Islam Al-Azhar 22 Semarang.
Nura Uma Annisa, pengajar sekaligus manager TIK TK Islam Al-Azhar 22 Semarang, mengungkapkan kondisi TI di sekolahnya mengalami ketertinggalan, dimana perangkat komputer masih menggunakan Windows XP dan Microsoft Office 2007 bahkan beberapa masih menggunakan Microsoft Office 2003. Oleh karenanya ketika kontes ini diadakan, sekolah beserta pengajar dan peserta didik bersemangat dan bersungguh-sungguh mengikuti setiap tahapan.
Setelah dinobatkan sebagai Pemenang di kontes ini, Nura mengakui sekolahnya banyak mendapatkan manfaat melalui penerapan teknologi terbaru seperti Windows 8 Pro dan Office 365. Staf pengajar dapat saling berbagi file rencana pengajaran sekolah melalui SkyDrive dan Office 365 sehingga antar pengajar dan kepala sekolah dapat saling mengkoreksi dan menyetujui termasuk berkolaborasi dengan Al Azhar Pusat di Jakarta dalam hal diskusi materi kurikulum dan bahan pengajaran.
Sri Susilowati, Kepala Sekolah TK Islam Al-Azhar 22 Semarang menjelaskan bahwa sekolahnya yang didirikan pada tahun 1997 ini, mengasuh sekitar 200 murid, dan masih mengandalkan perangkat komputer tua dan lembaga pendidikan tersebut juga masih menggunakan cara manual dalam proses administrasinya.
“Dengan menjadi pemenang IT Makeover Contest Asia Pacific ini, sekolah kami memiliki keuntungan untuk memodernisasi dan memperperbaiki proses kegiatan operasional sekolah lebih sistematis, terencana, berkolaborasi, dan menghemat biaya. Teknologi terbaru Microsoft Windows 8 dan Office 365 terbukti membantu kami mewujudkannya sehingga produktivitas pengajar dan efektivitas kegiatan belajar mengajar meningkat, menghemat pemakaian kertas, dan paling penting adalah anak-anak menyukai Windows 8 karena bisa belajar sekaligus bermain mengingat banyak aplikasi yang menghibur dan berguna bagi mereka,” kata Sri.
Lucky Gani menambahkan salah satu tujuan Program IT Makeover Contest ini memang didesain dalam rangka mengedukasi UKM untuk mengadopsi teknologi terbaru seperti Windows 8 dan Office 365 sehingga dapat meningkatkan efektivitas operasional kegiatan usaha, mengurangi biaya dan kontrol manajemen yang lebih baik.
Program ini sejalan lurus dengan beberapa solusi Microsoft yang masa dukungan Windows XP dan Office 2003 akan berakhir pada 8 April 2014 mendatang, Program ini membuktikan adopsi teknologi terdahulu memang kurang optimal dalam menyelesaikan tantangan saat ini dimana faktor risiko keamanan dan rentannya sistem TI, yang memungkinkan timbulnya biaya tersembunyi. Ini merupakan waktu yang tepat bagi UKM untuk memodernisasi usahanya dengan perangkat lunak terbaru,” pungkas Lucky.
Untuk mendapatkan informasi mengenai cara meningkatkan sistem TI menjadi lebih modern, kunjungi situs Windows Upgrade Centre.
![[PR] TK Islam Al-Azhar 22 Semarang Juarai “IT Makeover Contest Asia Pacific” 2 DSCN1701](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2013/12/DSCN1701.jpg)














