[PR] JBoss Data Grid Memberikan Fleksibilitas Lebih Kepada Pengembang Aplikasi untuk Mengakses, Membagi dan Mengolah Data

Reading time:
February 12, 2014
redhat_cmyk_logo

Dengan JBoss Data Grid 6.2, Red Hat Membantu Perusahaan Mempercepat Kinerja Aplikasi dengan Akses Cepat dan Skalabilitas untuk Set Data Besar

JAKARTA, Indonesia. – 12 Februari 2014 – Red Hat, Inc (NYSE: RHT), penyedia solusi open source terdepan di dunia, hari ini mengumumkan bahwa Red Hat memberikan solusi bagi perusahaan untuk mempercepat kinerja aplikasi dengan rangkaian data besar, sehingga memungkinkan perusahaan untuk beradaptasi lebih baik dengan sifat bisnis yang berubah dengan versi terbaru dari solusi data grid  in-memory miliknya, Red Hat JBoss data Grid 6.2.

Lingkungan IT yang ada sebagian besar tidaklah di rancang untuk menghadapi tantangan data besar (big data). Namun yang terjadi saat ini adalah dimana lingkungan IT harus siap mengelola data  dengan volume dan jumlah besar dan memberikan akses data yang cepat, ketersediaan yang tinggi dan skalabilitas yang elastis dalam aplikasi-aplikasi dianggap sangat penting untuk aplikasi-aplikasi modern yang bersaing. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kinerja aplikasi yang buruk terletak pada ketidakmampuan database relational lama dalam mengakses, mengolah, menganalisa dan mengintegrasikan data dengan cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan harapan pelanggan.

JBoss Data Grid membantu mengatasi tantangan tersebut tanpa mengharuskan perusahaan-perusahaan untuk berinvestasi dalam infrastruktur data yang baru dengan memberikan sebuah lapisan tambahan ke dalam database. Data yang tersimpan pada lapisan ini dapat diprioritaskan menurut jenis, frekuensi akses, atau karakteristik lainnya. Dengan grid data, perusahaan dapat memproses data lebih cepat dan dengan latensi rendah, menghilangkan beban database tradisional dalam memberikan kinerja yang skalabel dan memenuhi jangka waktu service level agreements (SLA).

Fitur-Fitur baru dalam versi 6.2 meliputi:

  • Queries- ini adalah fitur yang sangat kuat yang memungkinkan pengguna dengan mudah mencari dan menemukan objek di grid data berdasarkan  properties atau metadata tanpa perlu mengetahui tombol untuk setiap objek.
  • Cache store berbasis file throughput tinggi –  Dengan dua cache store berbasis file baru (SingleFileCacheStore dan LevelDB-JNI), JBoss data Grid menawarkan kecepatan dan  skalabilitas yang lebih besar untuk high-write throughput  dan rangkaian data besar.
  • Interoperabilitas data – Interoperabilitas data memungkinkan sebuah aplikasi untuk membaca data dari grid, tanpa perlu tahu bagaimana, atau dengan metode apa data ditulis ke grid. Interoperabilitas ini berlaku di seluruhprotokol, bahasa-bahasa yang berbeda di bawah protokol yang sama, dan mode-mode penggunaan.
  • Klien Hot Rod dan keamanan baru – aplikasi-aplikasi C++ kini bisa mengakses data grid melalui klien C++ Hot Rod. Selain itu, fitur-fitur keamanan yang baru terdiri dari otentikasi pengguna dan komunikasi yang terenkripsi di Hot Rod.
  • Rolling upgrades untuk REST – Rolling upgrades pada protokol REST memungkinkan pelanggan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna mereka, menyederhanakan operasional dan mengurangi biaya manajemen ketika bermigrasi dari satu versi dari JBoss Data Grid ke versi berikutnya.

Ketersediaan: Red Hat JBoss Data Grid 6.2 bisa diunduh sekarang.

Kutipan Pendukung Mike Piech, senior director, product marketing, Red Hat JBoss Middleware

“Enterprise Computing bergerak sangat cepat, dan karena trend dan terobosan baru muncul, lanskapnya bergeser untuk mengakomodir hal tersebut. Big data adalah contoh bagus untuk hal ini. Kami melihat nilai dalam middleware modern seperti JBoss Data Grid karena ini mampu membantu memperluas investasi-invesatsi yang ada untuk mengatasi keterbatasan teknologi tradisional, mengatasi kesenjangan dalam fungsi, dan meningkatkan kinerja. ”

Marcia Kaufman, principal analyst dan chief operating officer, Hurwitz & Associates

“Salah satu faktor utama yang menyebabkan kinerja aplikasi yang buruk adalah ketidakmampuan untuk mengakses, mengolah, menganalisa, dan mengintegrasikan data dengan kecepatan cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan harapan dari pengguna. Dengan memecahkan model arsitektur scale up tradisional yang mengharuskan organisasi untuk mengimbanginya dengan investasi teknologi yang berkualitas, penawaran grid data seperti JBoss Data Grid memberikan organisasi fleksibilitas untuk beradaptasi dengan perubahan sifat bisnis dengan cara yang kuat dan hemat biaya.”

Sumber-Sumber Tambahan

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…
October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…