Didakwa Menentang Pemerintah, Blogger Vietnam Dipenjara 15 Bulan

Author
Cerira
Reading time:
March 21, 2014
phma-viet-dao

Ancaman pemerintah Vietnam terhadap warganya yang dianggap melawan lewat internet dan media sosial memang bukan omong kosong belaka. Pemerintah Vietnam kembali memenjarakan seorang blogger oposisi terkenal karena dianggap menyalahgunakan kebebasan demokratis dengan tulisan di blognya untuk melawan pemerintah. Blogger bernama Pham Viet Dao yang berusia 62 tahun tersebut dihukum penjara selama 15 bulan.

Dao sudah ditahan sejak Juni 2013 karena memposting beberapa artikel tentang kritikan terhadap pemerintah Vietnam yang kemudian dianggap melawan pemimpin Vietnam. Dao yang merupakan seorang mantan pegawai di Kementerian Kebudayaan dan anggota dari Asosiasi Penulis Vietnam, dikenakan dakwaan ‘penyalahgunaan kebebasan demokrasi dan mengganggu kepentingan negara’. Hakim Ngo Tu Hoc menjatuhkan dakwaan bersalah kepada Dao dalam sebuah sidang di Hanoi hari Rabu pekan ini. Menurut Hoc, tindakan terdakwa membahayakan masyarakat, menyebabkan kecemasan di kalangan masyarakat dan mengurangi kepercayaan masyarakat pada kepemimpinan Partai Komunis dan negara.

Keputusan hukuman terhadap Dao ini hanya berselang dua minggu setelah seorang blogger dan jurnalis oposisi lain bernama Truong Duy Nhat juga dipenjarakan selama dua tahun karena dakwaan yang sama. Menurut laporan dari Reporter Without Borders, hingga saat ini di Vietnam sudah ada 34 blogger yang dipenjara karena dituduh menulis hal yang mendiskreditkan pemerintah. Jumlah ini merupakan yang tertinggi di Asia dan menjadi nomor dua setelah China.

Hal ini tentu menjadi keprihatinan banyak pihak termasuk para praktisi hak asasi manusia. Mereka menganggap bahwa KUHP pasal 258 tentang kriminalisasi penyalahgunaan kebebasan demokratis dan mengganggu kepentingan negara tersebut merupakan hal baru dan benar-benar memperluas jangkauan hukum yang telah tersedia bagi pemerintah untuk membungkam perbedaan pendapat. Organisasi hak asasi dan kebebasan internet lain juga mengutuk hukuman atas Dao dan menyebutnya sebagai penyalahgunaan kekuasaan dan preseden yang berbahaya terhadap kebebasan berbicara.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 23, 2026 - 0

Sony Siapkan Paten Baru Untuk Sistem Cooling di PS6

Paten terbaru Sony mengisyaratkan PS6 akan gunakan sistem pendingin baru,…
July 23, 2026 - 0

Celah Keamanan Universal untuk Nintendo Switch 2 Diklaim Telah Ditemukan

Developer Gezine mengklaim menemukan exploit offline universal untuk Nintendo Switch…
July 23, 2026 - 0

Dock Nintendo Switch 2 Disulap Jadi Nintendo 64 Lengkap dengan Slot Cartridge

64BitDock menghadirkan dock Nintendo Switch 2 bergaya Nintendo 64, dengan…
July 22, 2026 - 0

FBI Tangkap Pelaku di Balik Game Steam Berisi Malware Pencuri Kripto

FBI menangkap pria asal Florida yang diduga menyebarkan game Steam…