Software Bajakan Bikin Duit Pemerintah Terkuras

Author
Ozal
Reading time:
March 26, 2014

Sebuah penelitian terbaru menemukan, pemerintah bisa kehilangan uang lebih dari US$ 50 miliar ketika berurusan dengan biaya menanggulangi malware di software bajakan. Hal yang sama juga bakal dialami perusahaan. Demikan laporan penelitian yang dibuat National University of Singapore (NUS) bersama periset pasar teknologi IDC.

bajakan

Temuan ini atas keprihatinan dunia tentang dampak potensial dari ancaman keamanan cyber di sejumlah negara. Salah satu bentuk serangan cyber yang sering dilancarkan ialah hacker menyisipkan malware berbahaya ke dalam aplikasi bajakan lalu disebar ke duina maya secara gratis.

“Diperkirakan bahwa pemerintah bisa kehilangan lebih dari US$ 50 miliar untuk mengatasi biaya yang berkaitan dengan malware pada perangkat lunak bajakan,” kata laporan tersebut yang berjudul, The Link Between Pirated Software and Cyber security Breaches’.

Laporan itu menunjukan, seperti dikutip dari Times of India, tingkat kekhawatiran terhadap akses tidak sah ke informasi rahasia pemerintah sebesar 55 persen. Sementara dampak dari serangan cyber terhadap infrastruktur milik negara mencapai 55 persen. Dua persentase ini juga yang bakal berimbas ke pengeluaran pemerintah dalam membendung bahaya laten software bajak tersebut.

Saat ini, hacker makin banyak yang termotivasi melancarkan serangan cyber melalui malware di software bajakan karena uang. Menurut para peneliti, para hacker juga telah menemukan sejumlah cara baru dalam membobol jaringan komputer sehingga dapat mengambil apapun yang mereka inginkan, seperti identitas, password, dan uang.

Sementara itu, pihak perusahaan di seluruh dunia juga akan mengalami nasib yang sama. Bahkan, angka kerugiannya jauh lebih besar. Peneliti memperkirakan, seluruh perusahaan di seluruh dunia bisa menghabiskan dana hampir US$ 500 miliar per tahun untuk mengatasi masalah malware tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak US$ 127 miliar digunakan untuk menangani masalah keamanan, sementara sisanya berurusan dengan pelanggaran data.

“Menggunakan software bajakan seperti halnya berjalan di medan ranjau darat. Anda tidak tahu kapan sesuatu yang buruk bakal datang, namun bila Anda melakukannya, itu bisa berdampak buruk. Belilah software original yang lebih murah untuk jangka panjang. Setidaknya, Anda tahu bahwa Anda tidak akan mendapatkan sesuatu yang ekstra dalam bentuk malware,” ungkap John Gants, kepala peneliti IDC memperingatkan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…