NEC Perkenalkan Software PC Pemindai Wajah

Author
Ozal
Reading time:
April 26, 2014

Lupakan sejenak password Anda. Dalam waktu dekat ini, akan hadir software pemindai wajah sebagai alternatif password yang berguna untuk membuka menu akses PC Anda. NeoFace Monitor, begitulah vendor PC terkemuka asal Jepang, NEC, menyebut teknologi futuristik tersebut.

NEC

Dalam acara publikasi teknologi di markasnya di Tokyo, salah satu staf NEC mendemonstrasikan pemindai wajah tersebut pada laptop yang dilengkapi webcam. Dirinya pun duduk di depan laptop. Dalam waktu setengah detik saja setelah wajah staf tersebut diotentifikasi software, menu dekstop pada PC langsung terbuka. Canggihnya lagi, sewaktu staf meninggalkan kursi tempat duduknya, laptop secara otomatis langsung terkunci.

Teknologi NeoFace Monitor menggunakan algoritma pengolahan citra dengan melacak sejumlah karakteristik unik pada wajah, seperti pupil mata, bagian bawah hidung, dan sudut bibir. Software juga bisa mengenali wajah penggunanya, meski Ia sedang berpaling dari webcam, mengenakan kaca mata, atau wajahnya ditumbuhi kumis dan jenggot. Sistem nantinya akan menyimpan otentifikasi wajah pengguna melalui server NEC maupun secara offline lewat cache PC.

Sayangnya, NEC merahasiakan, berapa banyak poin wajah yang bisa diidentifikasi software tersebut. Ini guna menghindari upaya pembobolan sistem pemindainya. Rencananya, NEC juga akan menambahkan dukungan software tersebut ke perangkat Android.

NEC

Harga yang ditawarkan NEC terbilang cukup terjangkau, mengingat teknologi ini belum banyak tersedia. NEC mengenakan harga NeoFace Monitor senilai 10.000 yen per PC atau setara dengan Rp 1,1 juta. Pihaknya menargetkan selama tiga tahun ke depan, 400 perusahaan dan instansi pemerintahan di Jepang, Amerika Utara, dan Asia bisa memiliki teknologi ini.

“Kami telah bekerja pada teknologi biometrik untuk pasukan kepolisian, dan sekarang kami ingin memberikan itu untuk memenuhi kebutuhan keamanan klien bisnis,” kata juru bicara NEC, Naoko Ozeki, seperti dikutip dari PC World. Dirinya juga mengklaim tingkat eror otentifikasi wajah hanya 0,3 persen, dibanding 2,5 – 3 persen dari pesaingnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…