Studi : Membaca di Tablet Dapat Merusak Memori

Author
Cerira
Reading time:
August 26, 2014

Kehadiran tablet dan e-book reader saat ini memang diakui banyak pihak sangat membantu, terutama saat digunakan untuk membaca berita di koran online, majalah online, novel hingga buku pelajaran. Selain praktis juga tentunya lebih ekonomis karena pengguna tak perlu lagi membeli buku-buku fisik yang tentunya lebih berat dan lebih mahal. Namun Anda yang hobi membaca tulisan panjang melalui piranti digital, sebaiknya mulai mengurangi aktifitas tersebut karena menurut serangkaian studi terbaru, banyak membaca di tablet atau e-reader dapat merusak memori karena sebagian memori bergantung pada lokasi.

ereader-web300

Dalam studi tersebut diadakan penelitian pada sejumlah pelajar dimana banyak dari pelajar yang kurang bisa mengingat saat membaca melalui e-reader Kindle dibanding dengan membaca langsung melalui buku cetak. Dalam sebuah studi terpisah yang dilakukan kepada sejumlah pelajar Italia yang diminta membaca cerita pendek sebanyak 28 halaman melalui e-reader dan membaca langsung melalui buku cetak ditemukan bahwa kelompok yang membaca melalui e-reader lebih susah mengingat jalan cerita dibanding yang membacanya langsung di buku cetak.

Anne Mangen, si peneliti, menyatakan bahwa mereka yang membaca dengan menggunakan Kindle memberikan performa yang lebih buruk saat dilakukan pengukuran rekonstruksi plot misalnya saat mereka diminta menyebut 14 kejadian dalam urutan yang benar. Feedback haptic dan tactile di Kindle tidak memberikan dukungan yang sama pada rekonstruksi mental dari sebuah cerita seperti yang dimiliki sebuah buku cetak.

Dan seorang ilmuwan Amerika menemukan bahwa ternyata salah satu aspek terpenting dari memori adalah lokasi. Baik dalam studi anekdot maupun yang diterbitkan, orang-orang melaporkan bahwa saat mereka mencoba menempatkan bagian tertentu dari informasi yang tertulis mereka sering ingat di bagian mana teks itu muncul. Dalam studi psikologi sendiri juga ditemukan bahwa banyak pembaca buku yang mengingat beberapa fakta berdasar pada lokasi teks di dalam buku. Sementara banyak indera yang berbeda bisa memicu sebuah memori, sejarah menunjukkan bahwa orang-orang dengan ingatan yang menakjubkan ternyata juga mengandalkan lokasi.

Kindle-e-reader-006

Selain studi-studi di atas masih ada beberapa studi yang juga memberikan kesimpulan yang sama, seperti The Method of loci yang digunakan para elit di World Memory Championships yang melibatkan membangun lokasi imajiner dan menempatkan objek yang mewakili fakta di tempat yang berbeda dari lokasi yang diciptakan, juga ada teknik memori kuno yang berasal dari Yunani kuno yakni Simonidoes of Ceos, yang mengingat para korban reruntuhan gedung dengan cara mengingat dimana mereka duduk.

Dan seorang juara memori, Joshua Foer, menjelaskan bahwa segala sesuatu yang bisa dibayangkan, maka bisa diperhitungkan, bisa dicantumkan pada ingatan seseorang dan disimpan dalam urutan yang baik, cukup dengan melibatkan memori sebagian seseorang untuk mengingat. URL tidak mampu menempati ruang yang sama dengan apa yang bisa dilakukan oleh halaman-halaman buku sehingga hal tersebut membuatnya jadi lebih susah diingat beberapa rincian yang ada di dalamnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 29, 2026 - 0

Project Helix Ikut Terkena Imbas Kelangkaan Komponen Memory

Xbox benarkan efek krisis memory global terhadap Project Helix, sebut…
April 29, 2026 - 0

PowerWash Simulator 2 Umumkan DLC Bertema Star Wars

PowerWash Simulator 2 resmi umumkan DLC Star Wars, hadirkan 6…
April 29, 2026 - 0

Masalah DRM PlayStation Indikasikan Game Digital Bisa Kadaluwarsa

Pemain PlayStation dibuat khawatir setelah muncul indikasi DRM baru yang…
April 29, 2026 - 0

ARC Raiders Tambahkan Upgrade Visual PSSR Untuk Pemain PS5 Pro

ARC Raiders tambahkan dukungan upgrade PSSR di PS5 Pro lewat…