DHL Luncurkan Proyek Pengiriman dengan Drone di Jerman

Author
Cerira
Reading time:
September 29, 2014

Setelah Amazon dan Google mengumumkan rencana untuk membuat layanan jasa pengiriman menggunakan pesawat mini tanpa awak atau drone, kini giliran perusahaan jasa pengiriman terkemuka, DHL, mengumumkan proyek serupa. DHL Jerman untuk pertama kalinya membuka unit pengiriman khusus menggunakan drone Jerman dimana drone tersebut digunakan untuk mengirimkan paket khusus kepada konsumen yang membutuhkan.

dhlparcelcopter-1

DHL menyebutkan bahwa drone Parcelcopter atau dalam bahasa Jerman disebut Paketkopter, akan mengirim obat dari desa di pinggir laut Norddeich sejauh 12 km melintasi Laut Utara ke sebuah pulau kecil bernama Juist yang dihuni sekitar 2000 warga. Parcelcopter tersebut akan terbang pada ketinggian 50 meter dengan kecepatan 18 meter per detik tergantung pada kecepatan angin.  DHL memilih menggunakan dronenya untuk melakukan pengiriman saat kapal feri reguler atau penerbangan lainnya tidak tersedia dan pengiriman tersebut akan dilakukan paling tidak sekali dalam seminggu. Drone tersebut akan lepas landas, terbang dan mendarat dengan otomatis di luar garis pandang dari stasiun mobile darat di Norddeich. Disebutkan juga bahwa orang yang berjaga di stasiun akan terus memonitor penerbangan tersebut secara real time via link data jarak jauh dan secara konstan akan mengontak kontroler trafik udara regional.

Saat nantinya mencapai Juist, drone tidak akan langsung mendarat di alamat rumah yang dituju namun diatur untuk mendarat di sebuah landasan yang sudah ditentukan. Kemudian kru darat dari DHL akan menerima paket obat-obatan yang diangkut drone tersebut dalam sebuah wadah kargo yang terbuat dari karbon fiber tahan air dan langsung mengantarkannya ke warga atau turis yang memesannya. Untuk saat ini DHL akan melayani pengiriman obat-obatan prioritas tinggi dan barang-barang lain yang sangat dibutuhkan dengan segera.

Menurut Jurge Gerdes dari DHL Jerman, parcelcopter 2.0 yang digunakan merupakan salah satu sistem penerbangan paling aman dan paling bisa diandalkan di kelasnya yang memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dalam memenuhi misi semacam ini. DHL bangga bahwa layanan tambahan semacam ini bisa menciptakan nilai tambah kepada warga atau turis yang tengah berada di pulau Juist dan sangat senang dengan dukungan yang didapat dari masyarakat dan agensi-agensi yang terlibat dalam proyek ini.

dhlparcelcopter

Ini merupakan hasil proyek riset yang dilakukan DHL sejak tahun Desember 2013 dimana DHL menggunakan drone yang dibuat oleh co-partner Microdrones GmbH dan partner lainnya The Institute for Flight System Dynamics di RWTH Aachen University. Quadcopter elektronik tersebut dirancang tahan air dan cuaca buruk, memiliki berat 5kg dan bisa mengangkut beban hingga berat 1.2 kg. Waktu terbangnya mencapai 45 menit atau paling tidak sejauh 12 km dimana hal ini berarti setelah sampai di Juist, drone tersebut membutuhkan penggantian baterai baru atau pengisian baterai ulang sebelum terbang kembali ke stasiun utama di Norddeich.

Selain dilengkapi dengan data link, drone juga dilengkapi dengan teknologi sensor canggih yang bisa dioperasikan secara jarak jauh dari stasiun utama jika sewaktu-waktu ada yang tidak beres dengan autopilotnya. Penerbangannya akan dibatasi pada wilayah udara tertentu yang sudah diatur oleh Kementerian Transportasi dan Infrastruktur Digital Jerman. Penerbangan akan berlanjut selama beberapa minggu dan setelah itu kelayakan jangka panjang dari sistem tersebut akan dinilai.

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…