Google Tolak Memblokir Situs Bajakan

Reading time:
November 25, 2014
google

Motion Picture Association of America atau disingkat MPAA meminta Google untuk menutup beberapa situs yang berkaitan dengan film ilegal atau bajakan, hanya untuk ditolak oleh search engine terbesar tersebut dengan alasan bahwa permintaan tersebut terlalu luas.

Sebagai situs search engine yang populer di kalangan netizen, sudah menjadi hal lumrah ketika Google diminta untuk memblokir beberapa situs atau URL yang menjurus kepada hal ilegal seperti pembajakan film atau musik, seperti yang telah dilakukan oleh BPI dan RIAA di mana telah terdapat lebih dari 170 juta URL telah terblokir karena laporan tersebut.

Kasus yang diminta oleh MPAA ini berbeda, karena dibandingkan memberikan URL yang mengarahkan kepada film bajakan yang dimaksud, MPAA meminta Google untuk memblokir keseluruhan situs.

Google tidak melakukan tindakan terhadap sebanyak 60 dari 81 URL yang dilaporkan. Alasan kenapa pihaknya tidak melakukan tindakan adalah karena situs yang dimaksud membutuhkan lebih dari satu kali klik untuk mengarahkan pengguna kepada URL konten bajakan tersebut. Sehingga membuat permintaan menutup URL tersebut terlalu luas, walaupun mungkin URL yang dimaksud memang memberikan konten ilegal seperti konten yang menggunakan torrent.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…
April 29, 2026 - 0

Lineage W Asia Tenggara Resmi Diumumkan Dengan Konten Serba Baru

NCV Games resmi luncurkan Lineage W Asia Tenggara, hadir dengan…