Google Earth API Resmi Ditutup

Reading time:
December 16, 2014

Salah satu produk Google yang sempat banyak digunakan sebagai basis peta 3D digital di berbagai situs, Google Earth API, akhirnya resmi ditutup oleh sang kreator. Pihak Google, melalui pengumuman di blog mereka, resmi menutup pengembangan API tersebut terhitung dari tanggal 12 Desember lalu. Namun, pengguna API tersebut masih bisa menggunakannya hingga setahun setelah penutupan resmi, yaitu sampai tanggal 12 Desember 2015 mendatang.

google_earth

Menurut pihak Google, langkah menutup Earth API diambil karena browser-browser ternama kini tidak lagi mendukung Netscape Plugin Application Programming Interface (NPAPI) yang dibutuhkan oleh produk tersebut. Mozilla dan juga Google sendiri akan mencabut dukungan terhadap NPAPI pada browser mereka karena masalah keamanan yang ditemukan. Mempertimbangkan hal tersebut, Google memutuskan tidak lagi melanjutkan Earth API.

Berdasarkan informasi terkini terkait API tersebut, Earth API sendiri sebenarnya sudah mulai ditinggalkan sejak setahun belakangan ini. Statistik menunjukkan bahwa penggunaan Earth API telah turun hingga angka 0.1% di bulan Oktober 2014 lalu. Hal itu tampaknya juga menjadi latar belakang mengapa Google menutup API tersebut.

Perwakilan Google sendiri menyatakan bahwa aplikasi Google Earth, terutama untuk versi Android, akan terus dilanjutkan dengan menggunakan API berbeda. Mereka juga akan mengkreasikan hal baru untuk peta 3D digital yang akan diumumkan di waktu yang akan datang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 19, 2026 - 0

Rumor: Xbox Dikabarkan Mulai Gelar PHK di Zenimax

Proses PHK dikabarkan mulai terjadi di ZeniMax Studios, dengan Xbox…
June 19, 2026 - 0

Call of Duty: Black Ops & Black Ops 2 Resmi Menuju PS4 dan PS5

Setelah 16 tahun berlalu semenjak rilisnya, Call of Duty: Black…
June 19, 2026 - 0

Dukungan Pemain Destiny 2 Diklaim Tak Ubah Keputusan Bungie

Kesuksesan update terakhir Destiny 2 berkat dukungan pemainnya disebut tidak…
June 18, 2026 - 0

Hype GTA 6 Meningkatkan Penjualan PS5 Pro

Antusiasme GTA 6 mulai mendongkrak penjualan console jauh sebelum rilisnya,…