Kurangnya Bukti Buat Tuntutan Dua Pengguna Android ke Google Bisa Ditolak

Reading time:
December 20, 2014

Upaya dua orang, Gary Feitelson dan Daniel McKee, untuk menuntut Google terkait penggunaan aplikasi standar dari raksasa Internet tersebut di sistem operasi Android bisa saja dimentahkan oleh pengadilan. Setelah mendengarkan penjabaran dari pihak penuntut, pihak juri di pengadilan San Jose, Amerika Serikat, menyatakan bahwa mereka mungkin tidak akan memproses apa yang diminta oleh kedua orang tersebut. Tuntutan dari keduanya dinilai terlalu lemah karena kurangnya bukti.

mobile-devices-forensics-android-smartphones

Menurut perwakilan dari pihak pengadilan, tuntutan yang memiliki imbas besar seperti yang diajukan tersebut harus dilandasi oleh bukti-bukti yang kuat, sesuai dengan hukum yang berlaku di Amerika Serikat. Tuntutan dari Gary Feitelson dan Daniel McKee terhadap Google dinilai masih belum dilandasi bukti yang memadai, terlebih lagi pihak Google tampaknya sudah siap menjawab berbagai hal terkait tuntutan tersebut. Walaupun begitu, sebelum memutuskan kelanjutan kasus ini, pihak pengadilan masih memberikan waktu kepada kedua penuntut untuk menambahkan bukti baru bila memang ada.

Terkait tuntutan tersebut, kedua penuntut menganggap Google menciptakan persaingan tidak sehat dengan memaksa pengguna perangkat bersistem operasi Android untuk menggunakan beberapa aplikasi besutan mereka sendiri. Pihak Google dari jauh-jauh hari telah mengelak dengan menyatakan bahwa mereka menyediakan opsi untuk pengguna memilih aplikasi mana yang ingin mereka gunakan, terlepas dari aplikasi tersebut berasal dari Google atau tidak. Namun, kedua penuntut merasa solusi yang diberikan oleh Google tidak terlalu dimengerti oleh pengguna.

Kasus seperti ini dikabarkan bukan sekali ini saja terjadi. Sebelumnya, tuntutan serupa pernah dilayangkan terhadap Google. Namun, tuntutan tersebut tampaknya juga tidak berimbas apapun terhadap Google. Mungkin, sebelum melayangkan tuntutan, pihak yang berniat menuntut harus melakukan introspeksi terlebih dahulu, apakah memang benar Google memaksa pengguna menggunakan aplikasi mereka atau ketidaktahuan pengguna yang menyebabkan hal tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…
July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…

Gaming

July 15, 2026 - 0

Asosiasi Retail Inggris Kecam Keputusan PlayStation Tinggalkan Game Fisik

Asosiasi retail game di Inggris mengecam keputusan PlayStation menghentikan game…
July 15, 2026 - 0

Palworld 1.0 Kembali Sukses Besar di Steam

Peluncuran Palworld 1.0 kembali menjadi kisah sukses, dengan berhasil menarik…
July 15, 2026 - 0

GameSir Bangkitkan Nostalgia Xbox Lewat Controller T7 Pro Retro Green

Produsen controller kawakan GameSir merilis T7 Pro Retro Green dengan…
July 15, 2026 - 0

Samsung Perkenalkan OBLYX, Layar OLED Khusus Gaming Laptop

Samsung Display memperkenalkan OBLYX, brand OLED khusus gaming laptop dengan…