Harrisma akan Fokuskan Pertumbuhan Bisnisnya di Sektor AIDC

Reading time:
January 20, 2015
DSC_1178
Presiden Direktur PT Harrisma Informatika Jaya Yansen Setiawan (tengah) didampingi Chief Business Officer Selvie Wijaya (kiri) dan Business Manager Riandy Shane (kanan)

 

Pada Selasa (20/1), PT Harrisma Informatika Jaya sebagai salah satu distributor IT dan AIDC terbesar di Indonesia yang telah berkembang sejak 1986 memaparkan pencapaian sekaligus strategi dan fokus bisnisnya di tahun 2015 untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis yang dimilikinya.

“Kebutuhan akan produk AIDC (Automatic Identification and Data  Capture) semakin lama semakin meningkat. Hal ini dikarenakan semakin banyak juga toko serta retail yang buka di seluruh penjuru Indonesia, membuat industri dan potensi akan AIDC semakin besar juga.” Ungkap Yansen Setiawan, Presiden Direktur PT Harrisma Informatika Jaya. Bisnis dari AIDC ini sendiri telah berkembang di Indonesia dalam waktu beberapa puluhan tahun terakhir, terutama karena kerap digunakan di toko, supermarket, bahkan di rumah sakit sekalipun.

DSC_1116

Dalam beberapa tahun terakhir terutama di wilayah Jabodetabek, terdapat beragam jenis convenience store baru. Selain itu, industri retail, food and beverages, serta restoran juga semakin bertumbuh. Dalam hal ini, Harrisma melihat adanya sebuah oportunitas untuk bisa meningkatkan bisnis dan perekomian terutama di sektor-sektor tersebut. Hal tersebut dikarenakan bahwa berkembangnya bisnis atau jenis industri yang terdapat sekarang, masih membutuhkan barcode dan POS Machine. Hal yang sama juga dibutuhkan di rumah sakit maupun manufaktur.

“Pertumbuhan bisnis IT di Indonesia pada tahun lalu memang mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya karena beragam faktor, tetapi kami melihat hal tersebut sebagai kesempatan untuk memajukan sekaligus meningkatkan bisnis dan perekonomian kami terutama di bidang IT.”

Di tahun 2013, Harrisma berhasil meningkatkan total penjualannya hingga 40 persen dari tahun sebelumnya dengan total revenue sebesar US$ 95 juta. “Tahun ini, kami juga berencana untuk terus mengembangkan bisnis dan pendapatan kami yang lebih besar dari tahun sebelumnya.”

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

February 3, 2026 - 0

ARC Raiders Diklaim Dibuat Dengan Modal 75 Juta Dolar

Analis industri game buka 'rahasia' soal biaya pengembangan ARC Raiders…
February 3, 2026 - 0

Helldivers 2 Dilaporkan Telah Lampaui Penjualan 20 Juta Copy

Helldivers 2 dikabarkan telah lampaui milestone penjualan baru sebesar 20…
February 3, 2026 - 0

Google Guncang Nilai Saham Industri Game Ketika Umumkan Project Genie

Google membuat resah industri gaming ketika umumkan Project Genie berbasis…
February 2, 2026 - 0

Highguard Tes Mode Raid 5v5 di Weekend Pertamanya

Guna berikan opsi gameplay baru, tim developer Highguard gelar tes…