Benarkah Video Game Membahayakan Anak-Anak?

Reading time:
December 5, 2010

Efek video game terhadap anak-anak memang tampak seperti polemik tanpa jalan keluar. Dari berbagai penelitian yang dilakukan untuk meneliti efek yang mungkin terjadi jika anak-anak terpapar video game juga berujung pada kesimpulan penelitian yang berbeda-beda. Sebagian menyebutkan video game memberikan efek positif seperti kemampuan pengambilan keputusan yang lebih cepat atau logika yang lebih baik. Sementara yang lain tetap bertahan dengan pendapat bahwa video game hanya akan merusak anak-anak. Lantas, mana yang harus dipercaya? Tanggung jawab untuk memutuskannya berada tidak hanya di tangan orang tua, tetapi juga otoritas yang berkuasa.

video games violence

Australia, salah satu negara yang cukup ketat menerapkan regulasi-regulasi yang mengatur tentang kehidupan anak dan kaum muda mereka akhirnya mengadakan penelitian mereka sendiri secara resmi berkaitan dengan hal ini. Tujuannya? Untuk memberikan kepastian apakah video game menghasilkan efek yang buruk untuk anak-anak. Hasilnya? Minister of Home Affairs mereka, Brendan O’Connor memberikan pernyataan tentang hal ini.

Connor mengumumkan bahwa TIDAK ADA bukti konklusif yang dapat membuktikan kalau game-game bertema kekerasan memberikan efek yang lebih bagi para penggunanya dibandingkan dengan media lain seperti film atau video musik.  Selain itu, game-game bertema kekerasan juga lebih cenderung berpengaruh jangka pendek dibandingkan jangka panjang. Connor juga menyatakan bahwa beberapa penelitian yang lain juga menemukan bahwa game-game bertema kekerasan berkontribusi minim dalam memancing perilaku agresif jangka pendek, walaupun penelitian ini tidak meneliti secara langsung variabel-variabel lain yang mungkin berpengaruh.

manhunt

Walaupun otoritas Australia sudah memberikan pernyataan resmi tentang “sikap”nya dalam menghadapi polemik efek positif-negatif game terhadap anak-anak, namun kontrol dan sensor terhadap game yang dimainkan anak tetap kembali ke tangan orang tua. Saya secara pribadi juga menyetujui bahwa ada banyak faktor yang dapat mendasari perilaku agresif seseorang, dalam hal ini anak-anak, tidak hanya karena video games bertema kekerasan semata. Tetapi bukan berarti Anda akan membiarkan anak Anda terpapar game penuh kekerasan seperti Manhunt atau Grand Theft Auto tanpa pengawasan, bukan? Bagaimana menurut Anda?

Source : Kotaku

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 19, 2026 - 0

ARC Raiders Kembali Buka Pendaftaran Untuk Expedition

ARC Raiders kembali membuka pendaftaran untuk pemain end game yang…
April 17, 2026 - 0

Console Legendaris NeoGeo AES Kembali Dirilis Oleh SNK

SNK bersama Plaion kembali rilis console legendaris NeoGeo AES dengan…
April 17, 2026 - 0

Subnautica 2 Hapus Nama Krafton Dari Kolom Publisher di Steam

Setelah Krafton kalah dalam proses peradilan terkait drama Subnautica 2,…
April 17, 2026 - 0

Windrose Berhasil Terjual 500 Ribu Copy Dalam 2 Hari

Baru 2 hari semenjak mulai early access, Windrose telah berhasil…