Pencetus “Revolusi” ICANN Mundur dari Jabatannya

Reading time:
May 26, 2015

Salah satu figur yang disebut berperan penting dalam upaya melepaskan diri ICANN dari kontrol pemerintah Amerika Serikat, Fadi Chehadé, disebut akan meletakkan jabatannya lebih cepat dari yang seharusnya. Chehadé yang menjabat sebagai presiden dan CEO ICANN seharusnya memegang jabatan itu hingga tahun 2017. Namun, berdasarkan keputusannya sendiri, Chehadé akan melepas jabatan presiden dan CEO ICANN di tahun 2016 mendatang.

Fadi Chehadé
Fadi Chehadé

Chehadé merupakan sosok yang mencetuskan revolusi pengaturan nama domain Internasional dengan berupaya melepaskan ICANN dari kontrol pemerintah Amerika Serikat. ICANN sendiri saat ini tengah berada dalam proses transisi untuk lepas dari pengaruh Amerika Serikat dan beralih menjadi organisasi internasional sepenuhnya. Satu hal yang menarik, dengan pengunduran diri di bulan Maret 2016, bisa jadi Chehadé tidak mengawasi langsung akhir dari proses yang telah dimulainya sendiri.

Mundurnya Chehadé dari posisi presiden dan CEO ICANN dipastikan tidak akan berpengaruh apapun pada proses pelepasan diri ICANN dari kontrol Amerika Serikat. Chehadé sendiri juga tidak akan meninggalkan begitu saja tanggung jawabnya. Dia akan tetap membantu pimpinan baru organisasi yang mengatur nama domain tersebut.

Terkait rencananya setelah mundur dari jabatan presiden dan CEO ICANN, Chehadé ternyata ingin memposisikan dirinya cukup jauh dari dunia nama domain Internasional. Dia hanya disebut akan bergerak di sektor privat.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 6, 2026 - 0

Xbox Hentikan Integrasi Asisten AI Copilot di Console Mereka

Pimpinan Xbox secara resmi menghentikan pengembangan asisten berbasis AI Copilot…
May 6, 2026 - 0

Unity Resmi Luncurkan Unity AI Beta Untuk Buat Game via Prompt

Unity resmi memperkenalkan Unity AI Beta, tools berbasis AI yang…
May 6, 2026 - 0

Battlefield 6 Season 3 Bawa Kembali Map Ikonik Golmud Railway

Battlefield 6 resmi rilis trailer baru untuk Season 3 dengan…
May 6, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Terapkan Regional Pricing

Embark Studios resmi menerapkan regional pricing untuk ARC Raiders mulai…