Direct Release: ASUS Naik ke Posisi Kedua di Pasar Smartphone Indonesia

Reading time:
August 30, 2015
asus-logo

 

Untuk berbagi keceriaan, ASUS memberi cash back untuk pembelian ZenFone 2 RAM 4GB!

Jakarta (26 Agustus 2015) – ASUS, pemain utama di industri notebook telah memasuki pasar smartphone dengan lini produk Zenfone. Hanya selang setahun setelah pertamakali hadir di pasaran, termasuk di Indonesia, ASUS kini telah mengambil posisi kedua dan menggeser pesaingnya yang lebih dulu hadir dari berbagai brand ataupun jenis OS yang digunakan.

Di industri smartphone Indonesia, praktis kini hanya produsen asal Korea Selatan yang sudah cukup lama berkutat di industri telekomunikasi mobile yang menjadi pesaing dan menguasai pangsa pasar lebih besar, sekitar 25 persen. Namun demikian, selisih di antara keduanya kini hanya terpaut sekitar 10 persen saja.

“Ketika pertamakali hadir di kuartal kedua 2014, ASUS hanya berhasil meraih kurang dari 3,5 persen pasar. Pada kuartal berikutnya, kami berhasil meningkatkan pangsa pasarnya di Indonesia menjadi sekitar 5,8 persen dan 11,1 persen di kuartal ketiga dan keempat 2014,” sebut Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia.

Hingga tutup tahun 2014, Juliana menyebutkan, ASUS berhasil memasarkan lebih dari 1,4 juta unit smartphone di Indonesia. “Tren ini juga terus meningkat. Di kuartal pertama 2015, ASUS masih berada di posisi ketiga. Namun pada Q2 2015, ASUS naik ke posisi kedua dan menguasai 14,91 persen pasar. Bahkan di satu kuartal ini saja, ASUS mendekati total penjualan sepanjang tahun 2014 lalu,” sebut Juliana.

“Untuk merayakan keberhasilan ASUS meraih posisi kedua di industri smartphone di Indonesia, ASUS akan memberikan cash back sebesar Rp300.000 untuk setiap pembelian ASUS ZenFone 2 ZE551ML 4GB/32GB,” sebut Juliana. “Kini pengguna bisa mendapatkan smartphone berkinerja tinggi dan RAM ekstra lega tersebut di harga Rp3.699.000 saja,” ucapnya.

Zenfone, Produk Premium dengan Harga Terjangkau

Juliana menambahkan, saat ini dunia sudah berubah. Teknologi smartphone sudah semakin matang dan belum banyak inovasi teknologi signifikan dalam setahun terakhir yang mau tidak mau memaksa pengguna harus mengganti smartphone high end lamanya dengan versi yang lebih baru.

“Dari sisi hardware, integrasi chipset telah membuat desain smartphone lebih mudah dibanding sebelumnya. Untuk itu, tak hanya berinovasi pada desain yang elegan dan stylish, ASUS harus juga berinovasi pada software,” sebut Juliana. “Dengan ZenUI, ASUS mengembangkan antarmuka yang memiliki desain seni modern yang premium, berbasis Android,” ucapnya.

Dengan Zenfone, Juliana menambahkan, pengguna lama juga tidak ditinggalkan. “Tidak seperti brand lain yang jarang atau bahkan tidak memperbarui produk yang telah dijual ke pasaran, ASUS terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas aplikasi, antarmuka dan pengalaman pengguna Zenfone,” sebut Juliana.

“Tak hanya itu, sistem operasi Android yang terpasang juga terus menerus kami update,” ucap Juliana. “Mulai dari Jelly Bean, KitKat, dan kini Android Lollipop, sudah tersedia pada lini smartphone ASUS. Termasuk untuk Zenfone yang pertamakali kami hadirkan ke pasaran Indonesia. Tak semua produsen menawarkan kenyamanan seperti ini bagi pengguna,” ucapnya.

Selain menawarkan desain fisik yang premium, antar muka yang modern dan memudahkan pengguna, ASUS juga dikenal sebagai produsen smartphone yang harganya terjangkau. “Kami melihat Zenfone memiliki kekuatan untuk merusak pasar seperti yang dimiliki lini produk smartphone kompetitor saat pertama kali hadir,” sebut Juliana. “Kami juga yakin bahwa ASUS akan mengejar pemain terbesar saat ini dalam waktu singkat,” ucapnya.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 31, 2026 - 0

Dune: Awakening Umumkan Expansion Gratis Blood and Ice

Dune: Awakening siapkan konten ekspansi gratis Blood and Ice untuk…
October 31, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Version 4.7 Bawa Kisah Penutup Planarcadia Arc

Honkai: Star Rail Version 4.7 akhirnya membawa kisah penutup dari…
October 31, 2026 - 0

Visa Gandeng MOONTON Untuk Perkuat Ekosistem Gaming Indonesia

Visa berkolaborasi dengan MOONTON sebagai Global Payment Partner M Series…
October 31, 2026 - 0

GameSir G7 Pro Controller Bawa Nuansa Vice City Dari GTA 6

GameSir luncurkan G7 Pro Sunset Boulevard dan Ocean Breeze, hadirkan…