Direct Release: Kepolisian Bekerjasama Dengan Kaspersky Lab dan Panda Security Berhasil Meringkus Aktor Serangan CoinVault Ransomware

Reading time:
September 21, 2015

18 September 2015

 Kaspersky_Lab_Logo

Senin 14 September, Kepolisian Belanda menangkap dua pria (18 dan 22 tahun) dari Amersfoort, Belanda, atas dugaan keterlibatan dalam serangan CoinVault ransomware. Serangan malware yang dimulai pada Mei 2014 dan terus berlanjut hingga tahun ini, menargetkan pengguna di lebih dari 20 negara. Kaspersky Lab berkontribusi dalam memberikan penelitian penting bagi penyelidikan untuk membantu divisi National High Tech Crime Unit (NHTCU) dari Kepolisian Belanda dalam menemukan dan mengidentifikasi dugaan penyerang. Panda Security juga berkontribusi dalam penyelidikan dengan memberikan petunjuk berupa beberapa sampel malware.

Penjahat cyber CoinVault mencoba menginfeksi puluhan ribu komputer di seluruh dunia dengan mayoritas korban di Belanda, Jerman, Amerika Serikat, Perancis dan Inggris. Mereka berhasil mengunci setidaknya 1.500 komputer berbasis Windows, menuntut Bitcoins dari pengguna untuk dapat mendekripsi file.

Penjahat cyber yang bertanggung jawab terhadap serangan ransomware ini berusaha untuk memodifikasi kreasi mereka beberapa kali untuk terus dapat menargetkan korban baru. Laporan awal Kaspersky Lab mengenai CoinVault dikeluarkan pada bulan November 2014, setelah sampel pertama dari program jahat ini muncul di radar. Serangan ini kemudian berhenti sampai April 2015, ketika sebuah sampel baru terdeteksi. Pada bulan yang sama, Kaspersky Lab dan National High Tech Crime Unit (NHTCU) dari kepolisian Belanda melancarkannoransom.kaspersky.com, sebuah brankas untuk kunci dekripsi. Selain itu, aplikasi dekripsi dibuat tersedia secara online. Hal ini memberikan korban CoinVault kesempatan untuk mengambil data mereka tanpa harus membayar penjahat.

Kaspersky Lab sebelumnya dihubungi oleh Panda Security, yang telah menemukan informasi tentang sampel malware tambahan. Investigasi terhadap sampel ini oleh Kaspersky Lab mengungkapkan bahwa sampel tambahan ini berhubungan dengan CoinVault. Sebuah analisis menyeluruh dari semua sampel malware yang terkait kemudian diperiksa dan diberikan kepada kepolisian Belanda.

“Kepolisian Belanda sering bekerja sama dengan pihak swasta. Dalam investigasi ini Kaspersky Lab memainkan peran penting yang membantu kami mengidentifikasi dan menemukan penyerang Coinvault. Hal ini menunjukkan bahwa dengan bekerja bersama-sama kita dapat menangkap lebih banyak penjahat ” kata Thomas Aling dari Kepolisian Belanda.

“Di April 2015 sampel baru terdeteksi. Menariknya sampel ini memiliki frase Belanda yang sempurna di seluruh biner. Belanda adalah bahasa yang relatif sulit untuk ditulis tanpa kesalahan, sehingga kami menduga dari awal penelitian kami bahwa dugaan kuat penulis malware ada hubungannya dengan Belanda. Hal ini kemudian ternyata menjadi kenyataan. Memenangkan pertempuran melawan CoinVault telah menjadi upaya bersama antara penegak hukum dan perusahaan swasta, dan kami telah mencapai hasil yang besar: penangkapan dua tersangka.” kata Jornt van der Wiel, Security Researcher di Kaspersky Lab.

Untuk mencegah komputer terinfeksi dengan malware, kepolisian Belanda dan Kaspersky Lab menyarankan pengguna untuk memastikan bahwa perangkat lunak dan program antivirus mereka selalu diperbarui. Selain itu, pengguna harus secara teratur mencadangkan file berharga dan / atau penting dan menyimpan cadangan pada perangkat tanpa koneksi internet. Dan yang terakhir, pengguna seharusnya jangan pernah membayar tebusan karena pembayaran memotivasi penjahat cyber untuk meneruskan aksi mereka, dan tindakan selanjutnya tidaklah selalu mengarah pada pembebasan file yang sebenarnya.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang ransomware CoinVault, silakan baca postingan blog yang tersedia Securelist.com.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…
October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…