Direct Release: Pink Ribbon dan Internet of Everything
Oleh Sancoyo Setiabudi, Country Manager, Cisco Indonesia

Di Cisco, kami berkomitmen untuk menampilkan bagaimana Internet of Everything (IoE) merupakan game changer untuk organisasi, individu, komunitas, dan negara. Potensi yang dapat dihasilkan dalam mengumpulkan wawasan yang dapat diterapkan sangat luar biasa. Dimulai dari membudidayakan kebun anggur, mengisi kembali persediaan di kulkas kita, hinga pengawasan dan pengendalian penuh terhadap pipa migas kita, aplikasi dan relevansi IoE telah diperbincangkan dengan luas.
IoE juga tengah membantu membuka kemungkinan baru untuk kesehatan. Sebuah jaringan koneksi orang, proses, data dan sejumlah hal telah mentransformasi kesehatan melalui pengembangan-pengembangan seperti catatan kesehatan elektronik yang telah disesuaikan dan diamankan untuk masing-masing pengguna, memberikan pasien informasi lebih mengenai perawatan media mereka.
Pada bulan Oktober, seperti yang kita kenal sebagai Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa kanker payudara adalah kanker yang paling umum, yang bertanggung jawab atas kematian setengah juta wanita di dunia pada tahun 2011. Kasus kanker payudara pada pria memiliki persentase yang lebih kecil dibandingkan wanita, tetapi merupakan keprihatinan yang mulai berkembang dengan bertambahnya jumlah pria yang melakukan operasi pengangkatan payudara sebanyak dua kali lipat dari tahun 2004 hingga 2011.
Setahun terakhir, 19.739 ibu, anak perempuan, adik perempuan, tante, istri, dan pasangan perempuan di Indonesia meninggal di tahun 2014 karena kanker payudara[i]. Angka ini terus meningkat, khususnya di negara berkembang yang mana pada kebanyakan kasus didiagnosis pada stadium akhir.
Kini, pertarungan melawan kanker payudara berpusat pada satu strategi – deteksi dini. Kampanye di seluruh dunia yang mendorong kesadaran penyakit ini mendorong pencarian pertanda lebih proaktif, sebuah langkah yang memisahkan batas kita melangkah antara hidup dan mati. Di awal tahun ini, Kementrian Kesehatan Indonesia pun telah menyatakan komitmennya untuk penanggulangan kanker di Indonesia, dengan berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat dan pencegahan dini. [ii]
Dengan teknologi masa kini, pertanyaan penting yang harus dijawab adalah bagaimana IoE dapat melengkapi kita dalam melawan penyakit kejam ini. Kita mulai melihat contoh bagaimana kemampuan IoE dapat memberikan kita wawasan mengenai data yang dapat merubah bagaimana kita mendiagnosa dan merawat wanita dengan kanker payudara secara fundamental. Pemicu untuk masa depan ini adalah Rob Royea, seorang ilmuwan dan pengusaha yang memimpin tanggung jawab untuk menghadirkan inovasi medis baru yang disebut dengan iTBramulai dari konsep sampai dengan sampainya di pasaran dengan kekuatan IoE.
Alat ini – sebuah bra normal yang dilengkapi dengan teknologi sensor IoE – dapat mendeteksi perubahan temperatur sekecil apapun dalam jaringan payudara. Fluktuasi ini akan mengindikasikan kehadiran kanker payudara pada stadium awal, yang mana lebih mudah ditangani dan berpotensi disembuhkan. iTBra bekerja bahkan pada wanita dengan jaringan payudara yang padat, yang mana akan lebih sulit untuk dideteksi dengan teknik sinar x-ray tradisional seperti mamografi.
Cisco turut membantu dalam mendanai film dokumenter mengenai iTBra yang berjudul DETECTED. Film dokumenter independen yang menegangkan ini akan menceritakan perjalanan Rob dalam menciptakan iTBra dan memberikan sebuah harapan penting atas bagaimana IoE dapat digunakan untuk memberikan perubahan pada kehidupan orang banyak.
Saat orang bertanya mengapa IoE penting, banyak alasan yang dapat kita berikan. Alasan yang sangat penting adalah kami bekerja demi membuat IoE lebih dari sekedar game changer. Kami percaya bahwa IoE dapat menjadi penyelamat kehidupan.
SAKSIKAN: Trailer film dokumenter DETECTED.














